JAKARTA, KOMPAS.com - Debut Luca Badoer di F1 bersama Ferrari sangat tidak berkesan, karena performanya di GP Valencia akhir pekan kemarin sangat buruk. Tapi dia yakin, penampilannya bakal jauh lebih baik ketika bertarung di GP Belgia akhir pekan ini.
Ferrari memberikan kesempatan kepada Badoer untuk menjadi pebalap mereka. Pria berusia 38 tahun asal Italia ini mengisi posisi Felipe Massa yang sedang dalam proses pemulihan cedera yang dialaminya di GP Hungaria akhir bulan lalu.
Namun Badoer yang selama ini hanya sebagai test driver, gagal menunjukkan aksi terbaiknya. Di babak kualifikasi dia langsung tersingkir, dan saat balapan dia finis di posisi 17.
Meskipun demikian, Badoer lebih optimistis menghadapi balapan di Belgia. Alasannya, dia sudah lebih mengenal Ferrari F60, begitu juga dengan trek Spa.
"Saya merasa lebih percaya diri, dan yakin bisa memperbaiki perbedaan waktu. Tentu saja, karena saya sudah mengenal trek sehingga saya akan berada di level yang lebih baik," ungkap Badoer.
"Saya ingin mengatakan, pekan ini saya telah banyak melakukan perbaikan, dan di Spa saya pikir akan lebih baik. Saya tidak tahu seberapa lebih baiknya. Mari kita lihat. Yang pasti, perasaan saya dengan mobil ini akan lebih baik, begitu juga dengan tim, trek dan dengan apapun. Saya janji, saya akan lebih baik."
Badoer juga tidak memungkiri, dia akan tetap menemui kesulitan. Hanya saja, kali ini usahanya untuk menyelesaikan balapan bakal bisa terwujud.
"Memang, balapan ini pasti sulit," ujarnya. "Sulit karena F1 sangat berbeda dibandingkan dengan 10 tahun lalu--terakhir kali dia membalap. Tekanannya pasti berat agar tidak membuat kesalahan.
"Tekanannya adalah harus finis, karena itu saya harus lebih percaya diri dengan mobil ini."
Davidson yakin bisa lebih baik dari Badoer
Performa buruk Badoer mengundang keprihatinan dari Anthony Davidson. Karenanya, dalam beberapa hari ke depan mantan pebalap Super Aguri ini berencana mengadakan pertemuan dengan para bos Ferrari, untuk membicarakan kemungkinan dirinya menggantikan Badoer.
Davidson, yang kariernya di F1 terputus setelah tim Super Aguri memutuskan untuk mundur dari F1 pada akhir musim 2008 lalu, yakin dia bisa tampil lebih baik dari Badoer.
"Dalam minggu ini saya akan berbicara secara pribadi kepada Ferrari, agar mereka memakai saya," ungkap Davidson kepada Telegraph. "Luca tidak bisa menghasilkan poin, padahal mobilnya punya kapasitas untuk meraihnya," tambah pebalap asal Inggris tersebut, yang kini hanya menjadi pebalap cadangan di tim Brawn GP.
"Saya siap dan saya pikir saya bisa lebih baik. Itu bukan sikap arogan, tetapi itu adalah keyakinan saya. Saya telah mendapat pengalaman penting, sehingga saya akan mendapat kesempatan di F1--jadi, mengapa tidak di Ferrari?"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang