JAKARTA, KOMPAS.COM — Volume sampah yang terbawa oleh aliran sungai atau kali di DKI Jakarta cukup mencengangkan. Dalam lima tahun terakhir, sedikitnya 76,385 m3 sampah diangkut dari mesin penyaring sampah otomatis yang ada di 14 sungai atau kali di Jakarta.
Koordinator Operator Saringan Sampah dari PT Asiana Technologies Lestary Dohar Marbun di Jakarta, Senin (24/8), mengatakan, beberapa aliran sungai di Jakarta membawa sampah dalam volume fantastis, di antaranya Kali Perintis di Jakarta Timur yang setiap bulannya rata-rata membawa 950 m3 sampah, Kali Cideng (3.098 m3/bulan) , dan Kali Palmerah (2,098 m3/bulan).
"Pemasangan mesin otomatis pengangkut sampah di lokasi baru tetap dibutuhkan agar tidak terjadi sedimentasi di sungai-sungai di Jakarta," kata Dohar
Dohar mengungkapkan, PT Asiana Technologies memberikan jaminan pemeliharaan dan operasional mesin penyaring sampah otomatis buatannya yang telah dipasang di 14 sungai atau kali di Jakarta.
Dohar mengatakan, selama saringan sampah otomatis ME-H masih dalam jaminan, PT Asiana Technlogies Lestary bertanggung jawab membiayai operasional, bahan bakar solar, tenaga kerja, hingga service maintenance.
Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Sayogo Hendrosubroto mengatakan, kelestarian sungai di Jakarta perlu dijaga, terutama dari polusi sampah. (Warta Kota/ito)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang