DEARBORN, KOMPAS.com — Prinsipal otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motors Co, tak mau ketinggalan dalam hal pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Bahkan, mereka kini sedang menguji sistem komunikasi elektrik dan sistem kontrol untuk merealisasikan mobil komersial dengan sistem plug in hybrid.
Fungsinya, pengguna mobil bisa mengatur kapan harus mengisi ulang (recharge) baterai, untuk berapa lama, dan berapa biaya yang diinginkan. Dengan demikian, hal itu akan memudahkan pengemudi dalam menerapkannya dalam aktivitas kesehariannya.
"Mobil listrik merupakan elemen terpenting dari strategi kami untuk meningkatkan penghematan konsumsi energi dan emisi. Sistem teknologi ini merupakan langkah baru dalam mobil listrik komersial," papar Bill Ford, selaku Chairman Ford dalam keterangan persnya, Selasa (25/8).
Merek berlambang tulisan "Ford" ini bahkan telah melakukan tes jarak tempuh lebih dari 75.000 mil untuk melihat probabilitas produksi mobil listrik komersial. Rencananya, Ford baru akan meluncurkan produk full plug-in hybrid serta generasi hybrid terbarunya pada 2012.
Membuat sebuah kendaraan komersial listrik merupakan prestasi tersendiri untuk produsen mobil. "Pengembangan dan produksi kendaraan ini hanya salah satu bagian dari moda transportasi listrik. Kami akan segera meluncurkan mobil ini, tapi harus ditopang dari sektor infrastruktur, khususnya dengan semakin besarnya kebutuhan akan listrik," pungkas Nancy Gioia selaku Director untuk Sustainable Mobility Technologies.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang