Ford Terus Kembangkan Mobil Listrik Komersial

Kompas.com - 25/08/2009, 13:26 WIB

DEARBORN, KOMPAS.com — Prinsipal otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motors Co, tak mau ketinggalan dalam hal pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Bahkan, mereka kini sedang menguji sistem komunikasi elektrik dan sistem kontrol untuk merealisasikan mobil komersial dengan sistem plug in hybrid.

Fungsinya, pengguna mobil bisa mengatur kapan harus mengisi ulang (recharge) baterai, untuk berapa lama, dan berapa biaya yang diinginkan. Dengan demikian, hal itu akan memudahkan pengemudi dalam menerapkannya dalam aktivitas kesehariannya.

"Mobil listrik merupakan elemen terpenting dari strategi kami untuk meningkatkan penghematan konsumsi energi dan emisi. Sistem teknologi ini merupakan langkah baru dalam mobil listrik komersial," papar Bill Ford, selaku Chairman Ford dalam keterangan persnya, Selasa (25/8).

Merek berlambang tulisan "Ford" ini bahkan telah melakukan tes jarak tempuh lebih dari 75.000 mil untuk melihat probabilitas produksi mobil listrik komersial. Rencananya, Ford baru akan meluncurkan produk full plug-in hybrid serta generasi hybrid terbarunya pada 2012.

Membuat sebuah kendaraan komersial listrik merupakan prestasi tersendiri untuk produsen mobil. "Pengembangan dan produksi kendaraan ini hanya salah satu bagian dari moda transportasi listrik. Kami akan segera meluncurkan mobil ini, tapi harus ditopang dari sektor infrastruktur, khususnya dengan semakin besarnya kebutuhan akan listrik," pungkas Nancy Gioia selaku Director untuk Sustainable Mobility Technologies.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau