China Investasi 15 Juta Dollar AS untuk Bangun Pabrik Ban di Indonesia

Kompas.com - 25/08/2009, 14:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pabrikan ban asal China, Good Friend Tire Co LTD, berencana menanamkan investasi senilai 15 juta dollar AS untuk membangun pusat produksinya di Indonesia. Realisasinya baru akan dilaksanakan pada 2010.

"Itu baru rencana. Mereka belum menjelaskan secara spesifik, bagaimana realisasi investasinya nanti. Tapi, melihat kondisi pasar ban domestik, mereka (investor) akan membidik ke produk ban untuk passanger car dan light truck yang memang paling banyak di sini," ungkap Direktur Industri Kimia Hilir Departemen Perindustrian (Depperin) Tony Tanduk saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (25/8).

Tony menjelaskan, setiap tahun, total pasar ban mobil penumpang dan truk ringan di Indonesia antara 5 dan 10 juta unit. Mengacu data Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI), total produksi ban pada Juni 2009 tercatat sebanyak 3,4 juta unit, yang sekitar 70 persennya dialokasikan untuk ekspor.

Alasan Indonesia dipilih menjadi tempat yang tepat untuk berinvestasi di sektor industri adalah tersedianya bahan mentah berupa karet alam. Selain itu, tren pasar otomotif nasional terus menunjukkan arah perbaikan.

"Sepertinya mereka akan bangun di Pulau Jawa karena demand terbesar berasal dari tempat ini. Tapi untuk insentif baru akan diberikan kalau mereka berani membangun di luar Jawa, ya PP Nomor 21 Tahun 2009 itu (tentang pembebasan pajak penghasilan sebesar 30 persen selama enam tahun)," lanjut Tony.

Niat berinvestasi produsen ban asal China itu terkuak dalam kunjungan 120 delegasi asal Provinsi Henan, China, ke Depperin, Senin (24/8). Dalam kesempatan itu, ada kesepakatan untuk menjajaki pengembangan kerja sama dengan Indonesia dalam bidang ekonomi, investasi, dan perdagangan di sektor manufaktur, pertambangan, pertanian, jasa, hingga pariwisata.

Bahkan, para pengusaha asal Henan sepakat menandatangani enam perjanjian investasi senilai total 200 juta dollar AS di berbagai sektor industri. Salah satunya, ya investasi tadi, yang mudah-mudahan bisa membuka lapangan kerja baru di negeri ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau