TANGERANG, KOMPAS.com — Mohamad Jibril alias Muhamad Ricky Ardhan yang ditangkap karena diduga terkait kegiatan terorisme sampai saat ini masih sering minta uang kepada orangtuanya. Karena itu, ayahnya, Abu Jibril, merasa heran kalau anaknya ditangkap dengan tuduhan sebagai penyandang dana bom Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott.
"Aneh kalau dituduh menyandang dana bom. Beli bensin saja masih susah. Masih suka minta duit," kata Abu Jibril dalam konfrensi pers yang dia gelar di Masjid Al Manawarrah, Pamulang, Tangerang, Rabu (26/8) pagi ini.
Ia menuturkan, anak pertamanya itu mempunyai pekerjaan sebagai Direktur Arrahman.com, tetapi masih sering meminta uang untuk membeli makanan dan transportasi.
Haryadi Nasution, salah satu anggota tim kuasa hukum Mohamad Jibril, juga berpendapat sama. Dikatakannya, dalam pengurusan sejumlah surat Arrhamah.com sering terhambat karena kekurangan dana.
"Pengurusan surat seperti SIUP dan NPWP saja kurang lancar karena kurang dana. Tidak mungkin dia sebagai penyandang dana," ujarnya.
Pihak kepolisian kemarin menangkap Mohamad Jibril alias Muhamad Ricky Ardhan. Ia dituduh sebagai penyandang dana pada peledakan bom JW Marriott dan Ritz-Carlton.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang