DETROIT, KOMPAS.com — Dua raksasa otomotif dunia, Chrysler Group LLC dan Daimler AG, terlibat perseteruan terkait permasalahan kontrak kerja sama bisnis. Chrysler secara resmi menuntut mantan rekan bisnisnya itu karena menghentikan pasokan komponen dalam kegiatan produksi yang tercantum dalam kontrak kerja sama kedua pihak.
Akibatnya, beberapa produk tengah terancam penghentian produksi, yakni Dodge Challenger, Charger, Chrysler 300, dan Jeep Grand Cherokee. Bahkan dalam ajang Frankfurt Motor Show 2009 September, pabrikan berencana menampilkan mesin 2.200 cc diesel di beberapa varian andalannya, yaitu Dodge Caliber, Jeep Compass, dan Patriot.
Prinsipal otomotif asal Amerika Serikat itu juga tengah mencari langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah pemberhentian pasokan mesin diesel, konverter torsi, dan rumah stir, mengingat pentingnya komponen ini. Sebab, komponen-komponen tersebut yang tak bisa diperoleh dari supplier lain.
Kerja sama ini sebelumnya berjalan lancar ketika kedua perusahaan itu melebur menjadi satu di bawah naungan Daimler Chrysler AG. Namun, Daimler kemudian menjual saham Chrysler ke Cerberus Capital Management LP pada 2007. Namun, kontrak supplier diposisikan sebagai sebuah kausal pengamanan (safeguard).
Chrysler Group mengajukan berkas tuntutannya ke Daimler di Pengadilan Pailit Amerika Serikat (US Bankruptcy Court) di New York, akhir pekan lalu. Namun, hingga saat ini, juru bicara Daimler Han Tjan hanya membisu, tak memberi komentar lebih lanjut seperti dikutip Detroit News.
Pabrikan Jerman itu mengklaim bahwa Chrysler berutang 79 juta dollar AS karena tidak membeli mesin 2.200 cc diesel sebanyak yang dipesan sebelumnya. Hal ini terjadi mengingat kejatuhan pasar yang mereka alami di pasar Eropa dan Amerika Utara tahun ini.
Rencananya, pasokan komponen ini akan digunakan untuk meneruskan produksi sejumlah kendaraan tahun produksi 2010. Namun, pabrik perakitan mereka sempat ditutup selama 42 hari dengan adanya Chapter 11 (skema pailit) dari Pemerintah AS. Nah, sekarang kegiatan produksi sudah mulai berjalan kembali sehingga membutuhkan pasokan komponen itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang