IPB Juarai "Perbanas Marketing Debate Competition 2009"

Kompas.com - 27/08/2009, 10:58 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Mahasiswa Fakultas Ekonomi Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) meraih juara pertama pada 'Perbanas Marketing Debate Competition (PMDC) 2009' bertajuk "How High Can You Sell in The Crisis".

"Tim yang menang itu tergabung dalam Himpunan Profesi (Himpro) Centre of Management (COM), mereka terdiri dari Fauzan Zamahsyarie, Fifi Setyawati, serta Yosep Abdulhalim," kata juru bicara IPB Ir Henny Windarti di Bogor, Kamis (27/9).

Keberhasilan ini merupakan yang kedua kalinya diraih Departemen Manajemen FEM IPB dalam ajang serupa yang telah enam kali diselenggarakan ABFI Perbanas Jakarta. Tahun lalu, piala bergilir tersebut sempat terlepas dari Departemen Manajemen IPB.

'Perbanas Marketing Debate Competition (PMDC) 2009', yang mengusung konsep "Unconventional Marketing" sebagai dasar teori ini, diikuti oleh 26 tim perguruan tinggi di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah tuan rumah ABFI Perbanas, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, Universitas Sriwijaya, Universitas Riau, President University, serta Universitas Bina Nusantara dan lain-lainnya.

Unconventional Marketing merupakan sebuah konsep pemasaran baru yang bisa menjadi solusi pemasaran sebuah barang atau jasa di tengah badai krisis. Ini merupakan cara pemasaran dengan anggaran rendah namun bisa memberi hasil maksimal. Konsep low budget, high impact ini diusung oleh Mark Plus Inc di bawah pimpinan Hermawan Kertajaya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau