JAKARTA, KOMPAS.com - Dua kader muda Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi dan Tommy Soeharto, sudah menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Keduanya siap bersaing, namun juga siap saling mendukung. Dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jumat (28/8), Yuddy mengatakan, saling dukung antara keduanya juga dilengkapi dengan sebuah kesepakatan.
Yuddy mengaku, diundang Tommy untuk bertemu empat mata di Gedung Granadi, Jakarta, pada 19 Agustus lalu. "Bila saya kalah, saya akan memberikan dukungan pada Mas Tommy. Perannya apa, tergantung Mas Tommy. Begitu pula jika saya menang, saya akan meminta Mas Tommy untuk masuk struktural pengurus," ungkap Yuddy, menyampaikan makna saling dukung antara dia dan Tommy.
Pertemuan keduanya tidak sampai pada kesepakatan salah satu akan mundur sebelum memasuki medan pertempuran. "Kami sepakat saling menghargai. Mas Tommy merasa ada peluang, jadi tetap akan maju. Kami berkomitmen untuk tidak saling menjegal dan melakukan black campaign ," ungkapnya.
Secara pandangan, Yuddy juga mengatakan punya pandangan yang sama dengan putra mantan Presiden Soeharto itu. Yuddy memaparkan, seperti halnya dirinya, Tommy juga melihat ada yang harus diperbaiki di tubuh Partai Golkar.
"Kami bicara tentang situasi Golkar saat ini. Pandangan kami sama, yaitu saat ini sudah merebak materialisme kader dan Golkar mulai ditinggalkan. Pandangan kami sama, bagaimana mengupayakan mengembalikan kejayaan partai," kata Yuddy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang