JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla enggan mengomentari pertemuan antara Ketua Departemen Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Partai Golkar Yuddy Chrisnandy dan putri sulung mantan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Soeharto, Siti Hardiyanti Indra Rukmana yang berlangsung kemarin malam.
"Wah, itu biar jadi urusan calon ketua saja. Saya tidak mau ikut mencampurinya," ujar Kalla, yang ditanyai wartawan usai ibadah shalat Jumat di Mesjid Baiturrahman, komplek Istana Wapres Jakarta, Jumat (28/8) siang.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Yuddy adalah seorang kader muda Partai Golkar yang telah menyatakan diri maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Yuddy pun telah melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh Golkar, dan terakhir kemarin malam ia menemui Siti Hardiyanti yang biasa disapa dengan sebutan Mbak Tutut.
Yuddy sendiri mengaku bakal mundur dari bursa pencalonan tersebut, jika Mbak Tutut memilih ikut maju menjadi calon Ketua Umum. Pernyataannya kemarin malam, bahkan diulangi lagi siang ini. Saat ditemui di gedung DPR RI, ia pun mengungkapkan hal serupa, dan juga menyatakan bersedia menjadi "campaign manager" bagi Mbak Tutut.
Selain tak mau berkomentar soal pertemuan para kadernya, Kalla pun tidak mau berkomentar saat ditanya mengenai manuver sejumlah kader partai berlambang pohon beringin itu, untuk mendapatkan posisi sebagai menteri. "Saya tidak bisa berkomentar soal itu ya," jawabnya singkat.
Sementara itu, saat berita ini diturunkan, Kalla masih mengadakan pembicaraan dengan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Priyo Budi Santoso. Priyo mendampingi Kalla saat ibadah shalat Jumat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang