JAKARTA, KOMPAS.com — Kesi (39), warga Kampung Benting, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, yang terinfeksi virus HIV tidak bisa dirawat di RS Sulianti Saroso. Alasannya, ruang Dahlia di rumah sakit hanya untuk pasien flu babi.
Kesi yang tubuhnya terlihat kurus tergeletak di ruang Instalasi Gawat Darurat tanpa diinfus. Padahal, dia sudah dua bulan terakhir tidak bisa makan akibat jamur yang memenuhi lidah dan tenggorokannya.
Semula Kesi hanya menjalani rawat jalan di Puskesmas Tugu Utara, Koja. Namun, karena kondisinya sudah parah, puskesmas menyarankan untuk dirujuk ke RS Sulianti Saroso sebagai rumah sakit infeksi terdekat.
Ricardo Hutahaean dari Forum Bersama Penggugat Kampung Beting yang mengantar Kesi mengatakan, perawat di IGD mengatakan Kesi tidak bisa dirawat karena rumah sakit ini hanya untuk flu babi. "Saya sudah lihat di Dahlia ada ruangan kosong, lagi pula Dahlia tidak termasuk ruangan yang disiagakan untuk flu babi," kata Ricardo.
Sementara itu, Rosmaida Sinaga, Kasi Keperawatan IGD RS Sulianti Saroso, mengatakan tidak menolak merawat perawat Jamkesmas. "Kami sedang mempersiapkan kamarnya," kata Rosmaida, tiga jam setelah Kesi tergeletak di IGD.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang