DKI Siapkan Operasi Pasar Gula

Kompas.com - 28/08/2009, 19:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mengatasi mahalnya harga gula di pasaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat akan menggelar operasi pasar. Operasi pasar di berbagai lokasi akan digelar minggu depan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM DKI Jakarta Ade Suharsono, Jumat (28/8), mengatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membantu masyarakat miskin agar dapat membeli gula dengan harga yang lebih murah. Dalam operasi pasar, gula akan dijual dengan harga sekitar Rp 7.000 sampai Rp 7.500 per kilogram.

Gula yang ada di pasaran saat ini dijual dengan harga berkisar Rp 9.000 sampai Rp 10.000 per kilogram. Kenaikan harga gula yang mencapai 30 persen sejak sebelum bulan puasa dinilai terlalu tinggi sehingga pemerintah harus turun tangan agar masyarakat miskin tetap dapat menikmati gula dengan harga terjangkau.

"Gula di pasaran sebenarnya masih banyak dan peningkatan permintaan tidak berlebihan. Seharusnya tidak terjadi kenaikan harga yang berlebihan," kata Ade.

Kenaikan harga gula, kata Ade, lebih terpengaruh harga gula dunia yang naik karena meningkatnya permintaan dan menurunnya produksi. Negara produsen gula, seperti India, terimbas badai El Nino sehingga produksinya menurun.

Indonesia sebenarnya memproduksi gula sendiri dan gula yang ada di gudang dan pedagang masih dapat memenuhi kebutuhan warga. Di Jakarta, stok gula masih mencapai 3.528 ton, dan kebutuhan mencapai 300 ton sampai 450 ton per hari. Di sisi lain, pasokan dalam jumlah yang lebih besar dari kebutuhan terus masuk ke Jakarta.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, pemerintah akan menggelar operasi pasar untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok. Operasi pasar digelar serentak di lima kota untuk menurunkan harga dan memudahkan warga miskin membeli bahan kebutuhan mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau