Platini Ingin Telikung Belanja City

Kompas.com - 29/08/2009, 01:46 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Belanja besar-besaran yang dilakukan Mancehster City mulai mendapat tentangan nyata. UEFA kini sedang menyusun proposal untuk membatasi upaya jor-joran City, apalagi jika klub tersebut tak berprestasi.

Dalam proposal itu, Ketua UEFA Michel Platini menegaskan bahwa pihaknya mendesak klub-klub Eropa untuk hanya mengeluarkan uang sesuai dengan pendapatan yang mereka peroleh melalui sepak bola. Artinya, kekayaan pemilik klub tidak dihitung. Platini juga berencana menyetop keikutsertaan klub yang memiliki finansial tidak sehat di kancah Eropa dan sudah ada beberapa pemilik klub yang mendukung rencana tersebut.

"Itu terutama karena ada pemilik klub meminta kepada kami untuk berbuat sesuatu, yakni Roman Abramovich (Chelsea), Silvio Berlusconi (AC Milan), dan Massimo Moratti (Inter Milan)," kata Platini seperti dikutip Soccernet.

"Manchester City dapat membelanjakan 300 juta pounds jika mereka mau. Namun, jika mereka tidak balik modal dalam tiga tahun, mereka tidak dapat bermain di kompetisi Eropa," tambahnya. "Bukan suatau masalah jika sebuah tim tidak setuju karena inilah yang diinginkan banyak klub."

Abramovich sendiri pernah membelanjakan 700 juta pounds atau lebih dari Rp 11 triliun selama mengambil alih Chelsea sejak 2003. Taipan asal Rusia itu mereguk hasilnya di musim berikutnya ketika "The Blues" meraih dua gelar Premier League di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho. Musim ini Abramovich membatasi belanja klub pada nilai 23 juta pounds akibat krisis keuangan yang melanda perusahaannya.

Bagi "The Citizens", musim ini merupakan musim kedua mereka sejak mayoritas saham klub dibeli oleh Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan. Pada dua musim terakhir, City menjadi tim paling banyak menggelontorkan uang untuk membeli pemain. Awal musim ini mereka sudah mengeluarkan 120 juta pounds (hampir Rp 2 triliun) untuk membeli Gareth Barry, Emmanuel Adebayor, Kolo Toure dkk. Nilai itu hanya kalah oleh belanja Real Madrid, yang sampai kini sudah mengeluarkan lebih dari 215 juta euro (lebih dari Rp 3 triliun).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau