Kendaraan Freeport Kembali Ditembak

Kompas.com - 29/08/2009, 05:10 WIB

TIMIKA, KOMPAS.com - Kelompok bersenjata yang belum diketahui identitasnya, Jumat (28/8) petang sekitar pukul 17.25 WIT kembali menembak iring-iringan kendaraan PT Freeport Indonesia  di sekitar Mile 42-41 ruas jalan Tembagapura-Timika. Menurut informasi yang dihimpun ANTARA di Timika, Jumat tengah malam penyerangan itu terjadi saat iring-iringan kendaraan Freeport (bus karyawan dan truk trailer) sedang melintas dari Mile 50 menuju terminal Gorong-gorong Timika.
     
Bus yang ditumpangi karyawan dan truk trailer ditembak dari arah kiri jalan. Beberapa saat setelah itu, sempat terjadi kontak tembak antara kelompok bersenjata dengan aparat gabungan TNI dan Brimob yang mengawal kendaraan Freeport.
     
Namun, tidak ada korban tewas ataupun luka-luka dalam insiden tersebut.  Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Agus Rianto membenarkan terjadinya penyerangan kendaraan Freeport pada Jumat petang.
     
"Memang benar ada penembakan terhadap bis karyawan dan truk treler di sekitar Mile 42 hingga Mile 41 kemarin petang," kata Agus Rianto. Kejadian tersebut menambah panjang rangkaian teror di areal Freeport selama bulan Juli dan Agustus.
     
Kelompok bersenjata yang sudah diidentifikasi pihak kepolisian tersebut sering membuat teror penembakan di sekitar Mile 41 hingga Mile 45 ruas jalan penghubung Timika-Tembagapura.
Insiden penembakan yang terjadi berulang-ulang tersebut sempat membuat mobilitas karyawan dari Timika ke Tembagapura dan sebaliknya ditutup selama hampir dua minggu.
     
Ribuan karyawan Freeport dan perusahaan kontraktornya yang harus berlibur kerja dua minggu di Timika baru dievakuasi ke Tembagapura, Kamis (27/8), namun insiden penembakan kembali terjadi pada Jumat petang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau