Wawancara Nadal: "Yang Terpenting Lututku Pulih"

Kompas.com - 29/08/2009, 23:22 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Lebih dari 10 pekan Rafael Nadal harus istirahat di rumahnya di Majorca, untuk memulihkan cedera lututnya. Sementara itu, para rivalnya terus melakukan persiapan menghadapi grand slam AS Terbuka yang mulai bergulir Senin (31/8) ini.

Dengan persiapan yang minim--hanya ikut turnamen pemanasan di Montreal--, bagaimana peluang Nadal di grand slam lapangan keras tersebut? Berikut hasil pembicaraannya dengan Reuters.

R: AS Terbuka merupakan satu-satunya grand slam yang belum pernah kamu menang. Bagaimana perasaanmu menjelang turnamen ini, terutama sejak kamu absen di berbagai turnamen selama dua bulan akibat cedera lutut?

N: "Saya pikir, saya masih memiliki banyak pilihan untuk beberapa tahun ke depan. Hal yang terpenting adalah merasa percaya diri dengan lutut saya dan ketika itu terjadi (percaya diri karena lutut pulih), saya akan latihan lebih keras lagi agar secepat mungkin kembali ke permainan terbaik. Memang sulit mengatakan bahwa saya siap 100 persen tampil di AS Terbuka, karena baru pulih dari cedera berat. Sulit untuk siap. Tetapi saya akan mencoba."

R: Bagaimana rasanya ketika kembali ke lapangan setelah istirahat panjang akibat cedera tendinitis di lututmu?

N: "Tampaknya lutut saya sudah jauh lebih baik. Tetapi kita tidak pernah tahu. Saya harus bermain di level tertinggi, untuk melihat bagaimana efek lututku ini."

R: Apakah kamu melakukan beberapa langkah pencegahan khusus agar cedera serupa tak datang lagi?

N: "Saya memeriksakan lututku ini kepada para dokter, dan saya mendapat banyak pengobatan. Saya tidak tahu apa tindakan pencegahan yang harus dilakukan, tetapi saya banyak belajar tentang cedera ini dan hal tersebut bisa menjadi bekal yang penting untuk masa depan."

R: Menurutmu, kira-kira berapa lama efeknya terhadap kariermu?

N: "Tidak sama sekali. Saya memang tidak berada dalam kondisi bagus ketika datang ke dua turnamen penting musim ini--Roland Garros dan Wimbledon. Saya sangat bahagia bisa kembali ke lapangan lagi, dan termotivasi untuk bekerja keras sehingga bisa segera menunjukkan permain terbaik. Setelah beberapa bulan absen berkompetisi, selalu sangat sulit kembali. Tetapi saya akan bekerja keras agar siap."

R: Menurutmu, apakah jadwal ATP Tour yang padat memberikan banyak tekanan kepada para pemain?

N: "Jelas, kalender tidak bisa sempurna bagi siapapun, tetapi saya pikir kami--para pemain, ATP--sedang bekerja keras untuk membuat kalender terbaik untuk para pemain dan turnamen-turnamen. Saya pikir, semua orang tahu kalender tenis yang dimulai 1 Januari dan berakhir 5 Desember, terlalu panjang."

R: Apa yang perlu berubah?

N: "Sesuatu perlu berubah. Apa yang buruk tentang kalender ini tidak hanya bahwa dimulai 1 Januari dan berakhir 5 Desember. Saya yakin, yang buruk tentang kalender ini adalah bagaimana dibuat dan mewajibkan kamu untuk bermain di banyak turnamen sepanjang tahun. Jika kamu ingin meningkatkan ranking, kamu harus bermain dari awal sampai akhir karena di sana banyak turnamen penting."

R: Setelah kemenangan yang luar biasa di Wimbledon tahun lalu, bagaimana kepedihanmu tidak bisa mempertahankannya pada tahun ini?

N: "Memang, selalu sulit. Selalu sulit jika harus kehilangan sebuah turnamen atau absen karena cedera. Tetapi, saya memang tidak siap bermain di Wimbledon jadi saya merasa sangat buruk. Saya merasa tidak siap. Saya akan kembali tahun depan."

R: Tiga bulan lalu, kamu adalah juara bertahan di tiga grand slam dan pemain nomor satu dunia. Sekarang, posisimu hanya menjadi juara bertahan Australia Terbuka dan kamu tidak bertahan lama sebagai pemain nomor satu dunia. Apakah ini memengaruhi pandanganmu saat tampil di AS Terbuka?

N: Sekarang saya bukan petenis nomor satu dunia, tetapi saya selalu mengatakan hal yang sama. Motivasi dan keinginanku sama, menjadi nomor satu atau nomor lima. Itu benar. Dan tujuanku sama--selalu bermain dengan gembira, menikmati setiap permainan dan selalu berubah. Itu apa yang saya kerjakan--memperbaiki permainan. Saya perlu memiliki sikap yang benar. Saya akan bermain di turnamen-turnamen selanjutnya dengan keinginan dan motivasi yang sama seperti tahun lalu. Tak masalah."

R: Di AS Terbuka, kamu memiliki peluang menjadi satu dari tujuh orang yang pernah menang di empat grand slam. Apakah kamu memikirkan itu semua? Apakah itu membenani pikiranmu, bagaimana kemungkinan dan apakah itu berarti bagimu?

N: "Sekarang tidak. Sekarang saya hanya memikirkan lututku dan berusaha secepat mungkin kembali ke performa terbaik."

R: Sekarang kamu memikirkan target jangka pendek, tetapi kembali ke posisi nomor satu dunia, apakah itu target jangka panjang?

N: Tidak, tidak saat ini. Saya bahagia bisa menjadi petenis nomor satu dunia hampir setahun. Tetapi, tujuanku adalah tetap kompetitif dan berusaha untuk menang di berbagai turnamen, bukan menjadi nomor satu dunia."

R: Apakah istirahat ini baik bagimu? Apakah kamu menikmatinya?

N: "Sulit karena cedera membuat saya kurang bergerak. Karena itu para dokter mengatakan kepada saya untuk rileks dan saya orang yang aktif. Saya melakukan hal-hal penting seperti jalan-jalan mengitari Majorca dengan kapal. Itu menyenangkan. Tetapi saya tidak melakukan banyak hal karena harus lebih banyak duduk di sofa. Setiap hari, saya harus menghabiskan waktu sekitar lima jam untuk pengobatan."

R: Jadi, apakah kamu merasa lebih baik bisa beraksi lagi?

N: "Ya. Selalu menyenangkan bisa tampil di banyak turnamen. Sangat senang kembali melakukan perjalanan dan saya harap bisa menampilkan permainan terbaikku dalam beberapa minggu ke depan."

R: Meskipun Roger Federer menjuarai Perancis Terbuka dan Wimbledon tahun ini, banyak orang mengatakan bahwa kemenangannya tidak terlalu bernilai karena dia tidak mengalahkan kamu di dua turnamen bergengsi itu. Apa pendapatmu tentang ini?

N: "Hal terpenting adalah memenangkan turnamen. Tidak masalah siapa yang kamu kalahkan di final. Bagi saya, sebuah kemenangan melawan Roger selalu sangat, sangat spesial tetapi saya juga senang memenangkan beberapa grand slam melawan orang lain di final. Tidak masalah siapa rivalnya."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau