BARCELONA, KOMPAS.com — Legenda Barcelona, Johan Cruyff, menilai keputusan Barcelona mengganti Samuel Eto'o dengan Zlatan Ibrahimovic adalah tepat. Menurutnya, Eto'o cuma akan menjadi duri bila Barcelona ngotot mempertahankannya.
Cruyff mengakui, Eto'o adalah penyerang hebat. Ini mengacu pada torehan 34 gol yang dicetak Eto'o di berbagai ajang yang diikuti Barcelona plus raihan treble musim lalu. Namun, hal itu juga yang membuat Eto'o menjadi ancaman bagi keharmonisan rumah tangga Camp Nou.
Produksi gol tinggi plus tiga gelar besar membuat Eto'o menuntut perpanjangan kotrak dengan peningkatan gaji tinggi. Hal itu telah menimbulkan polemik panjang karena Barcelona kesulitan memenuhi permintaan Eto'o. Ini juga akan memengaruhi suasana ruang ganti klub.
Mengingat kontrak Eto'o tinggal satu musim, Barcelona kemudian memilih membuangnya, ketimbang mempertahankannya tanpa perpanjangan kontrak. Menurut Cruyff, keputusan pelatih Josep "Pep" Guardiola dan manajemen sudah tepat.
"Sekarang orang bicara tentang Eto'o dengan nada kritik dan itu tidak benar. Selama beberapa tahun terakhir, saya pikir Samuel sangat luar biasa," ujar Cruyff kepada El Periodico.
"Namun, itu (polemik perpanjangan kontrak) menciptakan situasi yang tidak nyaman dan akan menimbulkan pengaruh lain dalam bekerja, terutama di akhir musim ketika Anda bermain untuk meraih trofi," lanjutnya.
Cruyff juga mendukung keputusan Pep mendatangkan Ibra dari Inter. Menurutnya, Ibra dan Eto'o sama-sama pemain hebat. Ia yakin, Ibra akan memberi kontribusi kepada klub, dengan cara yang berbeda dari Eto'o.
"Saya tahu, Pep punya alasan membeli Ibra. Saya sangat menyukai Ibrahimovic dan telah mengikutinya sejak di Ajax dan di Italia, tempat ia menjadi sangat dewasa," terangnya.
"Ia mungkin tak mencetak banyak gol. Namun, ia akan memberikan assist dan akan banyak mencetak gol dengan kepalanya," tandasnya. (EP)