PADANG, KOMPAS.com — Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah menilai, menteri sosial adalah jabatan terbaik dan terfavorit dalam jajaran kebinet sehingga kini banyak tokoh mengincar jabatan tersebut dalam kabinet SBY-Boediono mendatang.
"Penilaian ini karena departemen sosial telah melakukan sejumlah perubahan dan perbaikan sistem manajemen hingga tertata lebih baik dan berbagai persoalan yang menjadi tanggung jawab dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan," kata Bachtiar dalam kunjungan ke Batusangkar, Senin (31/8).
Mensos berada di Sumbar dalam kunjungan tiga hari untuk meninjau sejumlah kegiatan pembangunan di bidang sosial di daerah ini.
Menurut dia, kenyataan telah membuktikan bahwa Depsos telah berprestasi dari hasil pemeriksaan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).
Ia menambahkan, salah satu tanggung jawab Depsos, yakni pelaksanaan sistem penanggulangan bencana, telah dapat dilakukan bersama-sama dengan memberdayakan potensi masyarakat seperti karang taruna dan komponen bangsa lainnya untuk melakukan tugas mulia itu.
Ia menyebutkan, jika sistem yang telah ada terus dikembangkan, sejumlah persoalan dalam penanggulangan bencana dan pengembangan sosial budaya masyarakat lainnya akan dapat berjalan lebih baik lagi.
Dalam kunjungannya itu, Bachtiar menyerahkan bantuan dana senilai Rp 1 miliar untuk perbaikan 100 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Tanah Datar, Sijunjung, dan Agam.
Mensos menberikan bantuan sosial untuk perbaikan makam Muhammad Yamin di Talawi, Kota Sawahlunto, sebesar Rp 200 juta; bantuan bagi korban banjir bandang di Galodo, Tanah Datar, sebesar Rp 840 juta; dan bantuan untuk pembangunan Istana Basa Pagaruyung sebesar Rp 250 juta.