Terseret China, Wall Stret Ditutup Turun

Kompas.com - 01/09/2009, 07:22 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com -  Saham-saham AS di Wall Street turun pada Senin (1/9) waktu setempat, karena tekanan jual kuat di pasar ekuitas China menambah kekhawatiran tentang prospek pemulihan ekonomi global dari resesi yang curam.
    
Indeks Sow Jones Industrial Average turun 47,92 poin (0,50 persen) menjadi 9.496,28. Indeks komposit saham teknologi berat Nasdaq tergelincir 19,71 poin (0,97 persen) menjadi 2.009,06 dan indeks pasar lebih luas Standard & Poor’s 500 turun 8,31 poin (0,81 persen) menjadi 1.020,62.

"Meluasnya kerugian di pasar luar negeri, yang dipimpin oleh penurunan 6,7 persen dalam indeks komposit Shanghai, telah mendorong keprihatinan valuasi yang bercampur dengan sentimen bullish," kata Patrick O’Hare dari Briefing.com.

"Kami menduga pemahaman  bahwa bulan September itu bulan yang paling lemah secara historis untuk pasar saham belum hilang pada peserta pasar," ia menambahkan.
    
Namun demikian, indeks utama mencatat kenaikan sebulan penuh pada Agustus, dengan blue-chip Dow bertambah 3,54 persen. Nasdaq naik 1,54 persen dan S&P  menguat 3,36 persen, keenam kalinya dalam beberapa bulan, kedua indeks telah naik.
    
Saham Wall Street  mengikuti pasar Eropa dan Asia yang turun setelah Indeks komposit Shanghai merosot 6,7 persen, penurunan terbesar satu hari sejak Juni 2008, di tengah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan kredit dan saham baru yang mengenyangkan pasokan, kata para dealer.

Tekanan jual di Shanghai memicu kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan China, yang mendorong harga minyak mentah turun tajam.  "Kami tetap menutup mata pada pasar modal global, memperkirakan untuk melihat mundurnya saham di China dalam empat minggu terakhir untuk mungkin menjadi intensif dan menular ke pasar global lainnya, termasuk New York, karena pedagang akhirnya mulai panen beberapa keuntungan dalam enam bulan terakhir," kata Fred Dickson dari DA Davidson & Co.

Sebuah kemenangan bersejarah oleh Partai Demokrat Jepang pada hari Minggu, mengakhiri lebih dari setengah abad hampir tak terputus kekuasaan konservatif, meningkatkan ketidakpastian tentang arah ekonomi terbesar kedua di dunia.

Di Amerika Serikat, indeks pembelian manajer dari Institute of Supply Management-Chicago, naik menjadi 50,0 titik impas antara pertumbuhan dan kontraksi, dari 43,4 pada bulan Juli.

Wall Street memiliki dua merger besar untuk mencerna pada hari terakhir bulan Agustus yang  memulai sepekan jelang memasuki libur panjang akhir pekan. Pasar AS tutup pada Senin depan  untuk libur Hari Buruh.

The Walt Disney Co mengumumkan bahwa mereka telah sepakat untuk membeli Marvel Entertainment Inc, yang berkarakter stabil, termasuk "Spider-Man," "Iron Man" dan "X-Men," dalam transaksi saham dan uang tunai senilai empat miliar dollar AS.

Saham Disney jatuh 2,98 persen menjadi 26,04 dollar AS dan Marvel Entertainment melambung 25,15 persen menjadi 48,37 dollar AS.

Raksasa  jasa ladang minyak Baker Hughes anjlok 9,56 persen menjadi 34,45 dollar AS setelah mengumumkan telah setuju untuk membeli saingannya BJ Services dalam transakis tunai dan saham senilai 5,5 miliar dollar AS. BJ Services melompat 4,08 persen ke 16,06 dollar AS.
    
Di antara saham dalam fokus, Caterpillar, kadang-kadang dipandang sebagai pemimpin dari kegiatan konstruksi, turun 3,00 persen menjadi 45,31 dollar AS.

Raksasa ruang angkasa Boeing tergelincir 2,68 persen menjadi 49,67 dollar AS dan produsen aluminium  Alcoa jatuh 3,60 persen menjadi 12,05 dollar AS.

Obligasi bangkit

Imbal hasil pada obligasi negara 10-tahun turun menjadi 3,401 persen dari 3,451 persen pada Jumat, dan pada pada obligasi negara 30-tahun turun ke 4,181 persen dari 4,208 persen. Imbal hasil dan harga obligasi bergerak berlawanan arah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau