Agave, Si Gagah yang Mudah Dirawat

Kompas.com - 01/09/2009, 07:55 WIB

KOMPAS.com - Untuk mereka yang seringkali mengeluh kerepotan mengurus taman dan tanaman, coba deh menanam Agave. Menanamnya tidak sulit, pun merawatnya. Sosoknya gagah.

Sebagian besar jenis Agave berasal dari Amerika Selatan, khususnya Meksiko. Tanaman ini bersifat sukulen (mampu menyimpan cadangan makanan dan air). Karenanya, Agave menjadi mudah ditanam dan tak tak memerlukan perawatan ekstra.

Agave banyak ditanam, juga karena keunikan daunnya. Layaknya kebanyakan tanaman sukulen, daun Agave tebal dan sedikit kaku. Warnanya mulai dari hijau tua, hijau muda, hingga kuning. Biasanya dipercantik dengan garis kuning atau putih, di tepi daunnya.

Di taman, Agave dapat dipadukan dengan Pandan Bali, Kucai, dan tanaman-tanaman lain yang berpenampilan hampir sama. Tak perlu pusing soal penempatan. Tanaman ini menyukai sinar matahari, jadi tak perlu takut menempatkannya di area terbuka yang terkena sinar matahari dalam waktu relatif lama.

Yang penting, pastikan tanahnya cukup unsur hara dan air agar tumbuh subur. Ya, kalaupun kondisi tanah itu tidak dapat terpenuhi, tak masalah juga kok. Agave dapat bertahan tumbuh pada tanah yang kering, dalam waktu relatif lama. (iDEAonline/Annisa Q. Aini)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau