JAKARTA, KOMPAS.com - Persaingan dan daya juang pebisnis harus makin meningkat bila ingin usahanya tetap bertahan di tengah–tengah pasar era ekonomi global. Persaingan kreatifitas juga kian dituntut seiring dengan semakin berkembangnya tingkat kecerdasan konsumen, sehingga perlu dimulai sejak dini.
"Karena di sisi lain Indonesia sendiri juga berpeluang mengembangkan bisnis wirausahanya. Dengan semakin meluasnya semangat kewirausahaan, diharapkan ke depan para tenaga kerja tidak lagi hanya bergantung kepada perusahaan, namun justru bisa memberikan peluang pekerjaan untuk orang lain," ucap Country Chairman & President Director PT Shell Indonesia Darwin Silalahi, Selasa (1/9).
Sehubungan dengan itulah, kemarin (31/8) PT Shell Indonesia dan Kadin Indonesia melaksanakan penandatanganan MoU mengenai pengembangan kewirausahaan di Indonesia melalui program 'Shell LiveWire'. Program ini merupakan program investasi sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dengan melakukan kegiatan memotivasi serta kompetisi bagi anak muda yang memiliki jiwa kewirausahaan, melalui kegiatan roadshow ke beberapa daerah.
"Kami ingin mendorong lebih banyak lagi jumlah anak-anak muda Indonesia baik pelajar maupin mahasiswa untuk menjadi wirausahawan," kata Darwin.
Darwin melanjutkan, dilaksanakan di Indonesia sejak 2007, Shell LiveWire, diharapkan bisa menambah nilai edukasi dan bagi para calon wirausahawan. Saat ini, program tersebut telah diikuti sebanyak 2.970 anak muda usia di 25 lokasi di Indonesia dan bekerjasama dengan perguruan tinggi setempat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang