Waduh, Talangan Century Bisa Nambah Rp 1,5 T Lagi

Kompas.com - 01/09/2009, 14:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah diketahui telah mengucurkan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun untuk menyelamatkan Bank Century yang hampir kolaps. Angka sebesar itu, dinilai belum final. Artinya, dana talangan ada potensi membengkak. Pengamat ekonomi, Dradjad Wibowo mengungkapkan, dirinya melihat masih ada risiko contingency liability cukup besar yang akan dihadapi Bank Century terkait upaya litigasi atau langkah hukum terhadapnya. 

Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR ini menjabarkan, saat ini Bank Century sudah menghadapi gugatan nasabah-nasabah kecil yang menempuh jalur hukum melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

 "BPSK memenangkan gigatan nasabah dan menghukum Bank Century untuk membayar kerugian konsumen. Kalau nanti disetujui dan incracht (berkekuatan hukum tetap), maka totalnya 1,3 triliun," kata Dradjad, disela-sela Rapat Paripurna, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/9).

Masih menurut Dradjad, Bank Century juga harus menanggung dana pensiun tentara AS yang belum masuk proses litigasi. Total jumlah dananya mencapai Rp 250 miliar. "Jadi, ada risiko contingency liability Rp 1,5 triliun yang akan dihadapi Century ke depan. Dengan kondisi seperti ini, penting untuk BPK menyampaikan apa adanya," ujar politisi PAN ini.

Dalam audit investigasi BPK, harus diungkapkan mengapa sampai pada keputusan bail out. Jika bank tersebut tergolong gagal non sistemik, seharusnya ditempuh solusi melakukan likuidasi. Langkah ini, menurut Dradjad, pernah dilakukan terhadap Bank IFI dan tidak menimbulkan dampak apapun.

Sebaliknya, jika Century mengalami gagal secara sistemik, maka bail out memang menjadi solusi. "Tapi kami tidak yakin dia (Century) bank yang harus di- bail out ," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau