LONDON, KOMPAS.com — Arsenal sangat kecewa dan frustrasi terhadap keputusan UEFA yang memberi skors kepada Eduardo da Silva menyusul aksi diving-nya pada laga versus Celtic. "The Gunners" belum memutuskan untuk mengajukan banding atau tidak.
UEFA mengumumkan hukuman tersebut pada Selasa (1/9) setelah melakukan penyelidikan terhadap kasus yang mereka anggap sebagai aksi "menipu wasit" tersebut. Dalam pernyataan sebelumnya, Pelatih Arsenal Arsene Wenger sangat berang terhadap tindakan sewenang-wenang dari otoritas sepak bola Eropa tersebut. Ia menganggap UEFA hanya mencari kambing hitam atas kejadian itu.
"Klub sangat kecewa terhadap keputusan UEFA menghukum Eduardo selama dua pertandingan Liga Champions mulai (melawan) Standard Liege pada 16 September," sebut pernyataan Arsenal melalui situs klub.
"Kami telah diberitahu bahwa kami akan menerima 'keputusan beralasan' dari UEFA pada Kamis pekan ini. Setelah kami menerima (alasan) rasional UEFA, kami akan membuat keputusan soal langkah selanjutnya."
"Kami dibuat frustrasi oleh proses yang tampaknya terburu-buru dan sewenang-wenang yang dilakukan UEFA atas kasus ini. Kami yakin, keputusan UEFA itu perlu menyertakan standar yang jelas dan komprehensif yang akan dijalankan secara ketat. UEFA juga perlu melengkapi detail spesifik dari proses yang rencananya akan mereka terapkan pada semua laga di bawah yurisdiksi mereka."
Arsenal diberi waktu tiga hari untuk mengajukan banding terhitung sejak mereka menerima keputusan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang