Soal Skors Dudu, Arsenal Kecewa dan Frustrasi

Kompas.com - 02/09/2009, 01:44 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Arsenal sangat kecewa dan frustrasi terhadap keputusan UEFA yang memberi skors kepada Eduardo da Silva menyusul aksi diving-nya pada laga versus Celtic. "The Gunners" belum memutuskan untuk mengajukan banding atau tidak.

UEFA mengumumkan hukuman tersebut pada Selasa (1/9) setelah melakukan penyelidikan terhadap kasus yang mereka anggap sebagai aksi "menipu wasit" tersebut. Dalam pernyataan sebelumnya, Pelatih Arsenal Arsene Wenger sangat berang terhadap tindakan sewenang-wenang dari otoritas sepak bola Eropa tersebut. Ia menganggap UEFA hanya mencari kambing hitam atas kejadian itu.

"Klub sangat kecewa terhadap keputusan UEFA menghukum Eduardo selama dua pertandingan Liga Champions mulai (melawan) Standard Liege pada 16 September," sebut pernyataan Arsenal melalui situs klub.

"Kami telah diberitahu bahwa kami akan menerima 'keputusan beralasan' dari UEFA pada Kamis pekan ini. Setelah kami menerima (alasan) rasional UEFA, kami akan membuat keputusan soal langkah selanjutnya."

"Kami dibuat frustrasi oleh proses yang tampaknya terburu-buru dan sewenang-wenang yang dilakukan UEFA atas kasus ini. Kami yakin, keputusan UEFA itu perlu menyertakan standar yang jelas dan komprehensif yang akan dijalankan secara ketat. UEFA juga perlu melengkapi detail spesifik dari proses yang rencananya akan mereka terapkan pada semua laga di bawah yurisdiksi mereka."

Arsenal diberi waktu tiga hari untuk mengajukan banding terhitung sejak mereka menerima keputusan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau