Helmy Yahya Berpeluang dalam Pilkada Ogan Ilir

Kompas.com - 02/09/2009, 04:14 WIB

Palembang, Kompas - Presenter televisi, Helmy Yahya, berpeluang memenangi Pilkada Kabupaten Ogan Ilir jika bisa memanfaatkan waktu yang tersisa. Pilkada Ogan Ilir direncanakan digelar tanggal 25 Juni 2010.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan Elianuddin HB, Selasa (1/9).

Menurut Elianuddin, Helmy Yahya sudah memastikan keikutsertaannya dalam Pilkada Ogan Ilir kepada pengurus DPP PDI-P.

”Dari segi kemampuan politik, organisasi, dan sosial budaya, Helmy tepat sebagai calon bupati Ogan Ilir. Peluang Helmy besar karena sebelumnya pernah mencalonkan diri sebagai gubernur,” kata Elianuddin.

Raih 45 persen

Elianuddin mengungkapkan, misalnya pasangan calon dalam Pilkada Ogan Ilir sebanyak tiga sampai empat pasangan, Helmy bisa meraih suara 45 persen.

Menurut Elianuddin, prediksi perolehan suara sebesar 45 persen itu berdasarkan jumlah kecamatan di Ogan Ilir. Helmy diperkirakan bisa meraup banyak suara di daerah Indralaya, Pemulutan, dan Tanjung Batu. Adapun daerah lain harus digarap serius oleh Helmy.

Mengenai calon pendamping Helmy, Elianuddin mengatakan, keputusan ada pada Helmy.

Elianuddin mengatakan, jumlah kursi di DPRD Ogan Ilir dari PDI-P masih kurang satu untuk mencalonkan Helmy Yahya. PDI-P tinggal menambah dukungan satu kursi dari parpol lain.

Elianuddin menambahkan, meskipun Helmy sudah melakukan pembicaraan dengan DPP PDI-P, tetapi tetap harus melalui mekanisme pendaftaran calon kepala daerah, melalui DPC dan DPP PDI-P. (WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau