LONDON, KOMPAS.com — Gelandang Arsenal, Andrey Arshavin, menggugat timnya bermain negatif saat bertemu Manchester United. Menurutnya, "The Gunners" terlalu cepat puas dengan keunggulan hingga akhirnya kalah.
Pekan lalu, Arshavin dkk mengalami nasib naas di kandang "Setan Merah". Meski sudah unggul satu gol di babak pertama, "Gudang Peluru" akhirnya menyerah 1-2 akibat gol penalti Wayne Rooney dan gol bunuh diri Abou Diaby.
Arshavin menilai bahwa kekalahan itu bukan karena dua gol MU atau karena wasit yang dianggap berat sebelah. Menurutnya, Arsenal juga salah karena terlalu puas dengan keunggulan di babak pertama.
"Mengapa kami kalah?" katanya kepada FourFourTwo. "Sekali mereka mencetak gol, tim kami seharusnya tidak berhenti di tengah, tapi sebaiknya melanjutkan gaya main kami dengan menyerang gawang lawan, daripada mempertahankan keunggulan."
"Di babak kedua, Manchester sedikit menekan kami dan yang 'sedikit' ini cukup untuk membobol kami dua kali. Setelah itu, kami mulai bermain lagi, tapi itu tidak cukup," ungkapnya.
Karena kegagalan membawa pulang tiga poin di Old Trafford itu, Arshavin merasa sangat kecewa. Tidak hanya karena ia sudah bersusah payah mencetak gol pembuka, tetapi juga karena kekalahan itu menodai kemenangan berturut-turut pada laga sebelumnya.
"Kami mengalami kekalahan pertama, yang kurasa, sebaiknya menjadikan kami lebih kuat. Kami akan menarik kesimpulan atas apa yang terjadi," pungkasnya.
Setelah laga itu, Arshavin mengalami cedera. Kini ia harus absen membela Rusia dalam laga melawan Liechtenstein.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang