CIUDAD JUAREZ, KOMPAS.com-Sekelompok pria bersenjata menyerbu klinik rehabilitasi narkoba dan menewaskan 17 orang di kota Ciudad Juarez, Meksiko utara, Rabu (2/9).
Sebanyak 12 pria bertopeng mendobrak pintu klinik rehabilitasi narkoba El Aliviane. Mereka memaksa para pasien narkoba berjajar di dinding kemudian memberondongnya dengan peluru. Menurut juru bicara kejaksaan, Arturo Sandoval, lima orang lain terluka dalam penyerbuan.
Geng-geng narkoba menargetkan klinik-klinik rehabilitasi, menuduh mereka melindungi para pedagang dari geng-geng seteru mereka.
Aparat keamanan belum mendapatkan identitas penyerang maupun para korban. Ciudad Juarez yang berbatasan dengan El Paso, Texas adalah kota paling rusuh di Meksiko, tempat sedikitnya 1.400 tewas tahun ini saja. Sebagian besar kasus pembunuhan terkait kekerasan geng narkoba.
Puluhan orang berduyun-duyun mendatangi lokasi kejadian untuk mencari tahu apakah ada keluarga yang menjadi korban.
Di hari sama, sekelompok pria bersenjata membunuh Jose Manuel Revuelta, yang baru dipromosikan dua pekan lalu menjadi deputi direktur keamanan umum negara bagian Michoacan. Revuelta adalah pejabat tertinggi yang terbunuh dalam serangkaian pembunuhan di Michoacan, tempat markas kartel narkoba La Familia. Tiga orang lain tewas dalam serangan itu.
Menurut Jaksa Agung Negara Bagian Jesus Montejano, Revuelta diserang saat mengendarai mobilnya menuju rumah. Mobil Revuelta diberondong peluru. Ia berusaha kabur namun hanya bertahan hingga beberapa blok sebelum dua mobil menghadangnya. Enam pria bersenjata menghujani mobil Revuelta dengan peluru, menewaskannya dan dua pengawalnya. Seorang supir truk yang terjebak dalam baku tempat juga ikut tewas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang