17 Pasien Dijajar Lalu Diberondong Peluru

Kompas.com - 03/09/2009, 13:30 WIB

CIUDAD JUAREZ, KOMPAS.com-Sekelompok pria bersenjata menyerbu klinik rehabilitasi narkoba dan menewaskan 17 orang di kota Ciudad Juarez, Meksiko utara, Rabu (2/9).

Sebanyak 12 pria bertopeng mendobrak pintu klinik rehabilitasi narkoba El Aliviane. Mereka memaksa para pasien narkoba berjajar di dinding kemudian memberondongnya dengan peluru. Menurut juru bicara kejaksaan, Arturo Sandoval, lima orang lain terluka dalam penyerbuan.

Geng-geng narkoba menargetkan klinik-klinik rehabilitasi, menuduh mereka melindungi para pedagang dari geng-geng seteru mereka.

Aparat keamanan belum mendapatkan identitas penyerang maupun para korban. Ciudad Juarez yang berbatasan dengan El Paso, Texas adalah kota paling rusuh di Meksiko, tempat sedikitnya 1.400 tewas tahun ini saja. Sebagian besar kasus pembunuhan terkait kekerasan geng narkoba.

Puluhan orang berduyun-duyun mendatangi lokasi kejadian untuk mencari tahu apakah ada keluarga yang menjadi korban.

Di hari sama, sekelompok pria bersenjata membunuh Jose Manuel Revuelta, yang baru dipromosikan dua pekan lalu menjadi deputi direktur keamanan umum negara bagian Michoacan. Revuelta adalah pejabat tertinggi yang terbunuh dalam serangkaian pembunuhan di Michoacan, tempat markas kartel narkoba La Familia. Tiga orang lain tewas dalam serangan itu.

Menurut Jaksa Agung Negara Bagian Jesus Montejano, Revuelta diserang saat mengendarai mobilnya menuju rumah. Mobil Revuelta diberondong peluru. Ia berusaha kabur namun hanya bertahan hingga beberapa blok sebelum dua mobil menghadangnya. Enam pria bersenjata menghujani mobil Revuelta dengan peluru, menewaskannya dan dua pengawalnya. Seorang supir truk yang terjebak dalam baku tempat juga ikut tewas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau