JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9), memutuskan tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI rate pada level 6,5 persen.
Demikian dikemukakan Pejabat Sementara Gubernur BI Darmin Nasution dalam rapat kerja dengan komisi XI (Komisi Keuangan) DPR RI di Jakarta, Kamis (3/9).
"Keputusan kita dengan mempertimbangkan berbagai faktor kembalinya inflasi ke pola normalnya tahun depan yang besarannya didalam RAPBN 2010 adalah 5 plus minus satu persen," kata Darmin.
Menurut Darmin keputusan mempertahankan BI rate pada level 6,5 persen juga untuk antisipasi adanya berbagai spekulasi baik di pasar surat berharga maupun pasar valas.
Bank Indonesia, lanjut Darmin,akan betul-betul fokus menegakkan kesepakatan dengan bank-bank asing dan campuran untuk terus menekan tingkat bunga deposito. "Disamping itu kita juga akan ikut memperhatikan margin yang diambil bank-bank ini dan kita pelajari dengan baik dan efisien," papar Darmin.
Meski BI rate dipertahankan di level 6,5 persen namun tak perlu khawatir karena BI akan senantiasa mengupayakan agar bank bisa mendorong bunga kredit lebih rendah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang