PLN: Sistem Pembangkitan Jawa Barat Pulih

Kompas.com - 04/09/2009, 13:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Jawa Madura Bali PT PLN (Persero) Murtaqi Syamsudin memastikan sistem pembangkitan Jawa Barat, yang sempat terganggu selama dua hari akibat gempa, sekarang sudah beroperasi normal kembali.

"Pada sistem pembangkitan sudah sepenuhnya pulih. PLTP Gunung Salak dan PLTP Wayang Windu sudah beroperasi lagi pada 2 September malam," kata Murtaqi, Jumat (4/9).

Namun, sistem transmisi berupa trafo 500 MVA GITET Bandung selatan dan trafo 60 MVA GI Ciamis belum dapat digunakan karena masih diperbaiki. PLN memutuskan untuk mengalihkan beban masing-masing trafo itu ke gardu induk lainnya. Perbaikan kedua trafo ditargetkan selesai dalam 5 hari sejak kejadian gempa.

Akan tetapi, pulihnya sistem pembangkitan tidak menandakan pemadaman sudah selesai. Pasalnya, di Tasikmalaya, Banjar, dan Cianjur masih terdapat jaringan distribusi yang masih rusak sehingga di beberapa tempat masih mengalami padamnya listrik. Menurut Murtaqi, saat ini PLN Distribusi Jawa Barat dan Jakarta masih memperbaiki jaringan distribusi yang rusak itu. Diharapkan perbaikan selesai dalam 3 hari. (Gentur Putro Jati/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau