Meningkat, Penukaran Uang di KBI Bandar Lampung

Kompas.com - 04/09/2009, 18:36 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Menjelang Lebaran, permintaan masyarakat untuk menukarkan uang bernominal kecil meningkat. Kantor Bank Indonesia Bandar Lampung menyediakan layanan penukaran sesuai kebutuhan masyarakat Lampung.

Tb Zubier Ramadhan, Manajer Humas Kantor Bank Indonesia (KBI) Bandar Lampung, Jumat (4/9) mengatakan, peningkatan permintaan tersebut hanya gejala psikologis saja. Pada hari-hari biasa masyarakat tidak terlalu antusias menukarkan uang kecil. "Hanya menjelang Lebaran saja kegiatan penukaran tersebut meningkat," ujar Zubier.

Untuk kegiatan penukaran uang di Bandar Lampung, KBI Bandar Lampung sudah melayani penukaran uang sejak 10 Agustus 2009. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan penukaran uang, KBI Bandar Lampung menyiapkan dana Rp 22 miliar khusus untuk penukaran uang nominal Rp 2.000.

Sejak pelayanan penukaran dibuka tanggal 10 Agustus 2009 sampai dengan 4 September 2009 transaksi penukaran uang sudah sebanyak Rp 15 miliar. "Penukaran untuk nominal Rp 2.000 bisa mencapai ratusan juta rupiah hingga Rp 1 miliar per hari," ujar Zubier.

Zubier mengatakan, untuk penukaran uang nominal Rp 2.000, KBI Bandar Lampung membatasi jumlah penukaran. Satu penukaran dibatasi hingga Rp 400.000 saja. Sedangkan untuk penukaran uang nominal lainnya, KBI Bandar Lampung tidak membatasi. KBI Bandar Lampung menyediakan pula sejumlah uang penukaran untuk nominal di bawah Rp 20.000.

Untuk penukaran uang 2009, KBI Bandar Lampung melaksanakan kegiatan penukaran sendiri tanpa melibatkan pihak ketiga. Pada penukaran 2008, KBI Bandar Lampung bekerja sama dengan pihak ketiga.

Tahun 2008, selain bisa menukarkan uang di KBI Bandar Lampung, masyarakat juga bisa menukarkan uang di dua perusahaan jasa penukaran uang. Pada penukaran 2009 KBI Bandar La mpung tidak memperpanjang kerja sama tersebut dan mengerjakan sendiri kegiatan pelayanan penukaran uang kepada masyarakat.

Berdasarkan catatan KBI Bandar Lampung, kegiatan penukaran uang masih akan berlangsung hingga menjelang Lebaran. Dibandingkan kegiatan serupa tahun 2008, pelayanan penukaran uang 2009 meningkat hingga 30 persen.

"Kalau pada 2008, sebagian besar penukaran melayani uang nominal Rp 1.000," ujar Zubier. Penukaran uang nominal Rp 1.000 tercatat mencapai Rp 11 miliar di KBI Bandar Lampung tahun 2008.

Zubier mengatakan, dengan tingginya aktivitas masyarakat menukarkan uang, KBI Bandar Lampung masih akan menambah jumlah uang yang disiapkan untuk melayani penukaran tersebut. Hal itu karena selain peningkatan permintaa penukaran uang oleh masyarakat, KBI Bandar Lampung juga mencatat adanya peningkatan permintaan penukaran uang oleh bank-bank umum di Bandar Lampung.   

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau