Bendtner Kecewa Jadi Sayap

Kompas.com - 04/09/2009, 21:44 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Penyerang Arsenal, Nicklas Bendtner, lega karena pelatih Arsene Wenger mulai sering memainkannya. Namun, ia sedikit kecewa diplot sebagai winger ketimbang jadi penyerang.

Kepergian Emmanuel Adebayor ke Manchester City bak durian runtuh bagi pemain berusia 21 tahun ini. Bagaimana tidak, musim ini Bendtner menjadi lebih sering turun sebagai starter. Musim lalu tak demikian, Bendtner harus puas menjadi pemain pengganti.

Pemain Denmark itu menyambut gembira keputusan sang pelatih. Namun, pemain bernomor punggung 33 ini kurang sreg dengan posisi barunya sebagai pemain sayap kanan. Bendtner berharap Wenger mengembalikannya ke posisi semula, yaitu penyerang.

"Aku seorang penyerang, bukan pemain sayap. Aku selalu melihat diriku sebagai penyerang dan itu merupakan tujuanku untuk bermain di posisi itu sepanjang waktu," paparnya kepada The Sun.

"Cukup penting bagiku untuk bermain. Lalu, ketika Arsene (Wenger) mengatakan kepadaku tentang posisi yang harus kumainkan, aku akan melakukannya. Namun, seperti yang kukatakan, aku lebih memilih bermain di depan," tuntasnya.

Tugas Bendtner itu sebetulnya menggantikan Theo Walcott yang sedang cedera. Jika Walcott pulih, Bendtner akan menjadi alternatif penyerang selain Robin van Persie dan Eduardo. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau