Platini Tak Rela Madrid Juara Liga Champions

Kompas.com - 05/09/2009, 23:34 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Presiden UEFA, Michel Platini, mengaku gerah dengan sikap dan strategi Real Madrid yang mengandalkan uang untuk membeli banyak bintang musim ini. Dia pun tak rela jika Madrid juara Liga Champions musim ini.

Madrid memang menghamburkan uang untuk mengumpulkan bintang seperti Kaka, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Xabi Alonso, Raul Albiol, dan Alvaro Arbeloa. Presiden Madrid, Florentino Perez, terkesan ingin meraihs emua gelar dengan cara instan, termasuk Liga Champions yang finalnya pada 22 Mei 2010 nanti.

"Perez ingin memenangkan semua kompetisi. Itu sebabnya dia mengumpulkan para bintang. Tapi, kita akan lihat hasilnya pada Mei tahun depan," kata Platini kepada kantor berita ANSA.

"Sejarah sepak bola telah menunjukkan bahwa kumpulan pemain hebat tidak selalu mampu memenangkan trofi," tambahnya.

Platini merasa resah karena Madrid memberi harga tinggi kepada pemain, seperti halnya Cristiano Ronaldo yang mencapai 96 juta euro (sekitar Rp 1,3 triliun). Ini jelas akan menjadi preseden buruk dalam sepak bola. Dia khawatir akan terjadi persaingan yang timpang, karena kekayaan klub tidak merata. (ANSA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau