LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Inggris, Fabio Capello mengaku sedih melihat konsentrasi timnya yang melemah di 10 menit terakhir, pada pertandingan persahabatan lawan Slovenia di Stadion Wembley, Sabtu (5/9). Apalagi, gara-gara itu, Inggris kebobolan.
Inggris kurang tampil memuaskan lawan tim kecil itu. Inggris sempat unggul lewat tendangan penalti Frank Lampard di menit ke-31 dan tendangan jarak jauh Jermaine Defoe menit ke-63. Namun, pertahanan Inggris kurang konsentrasi, hingga Slovenia mampu memperkecil kekalahan pada menit ke-85.
"Saat Defoe mencetak gol, saya merasa bahagia. Saya mendapat banyak pelajaran. Ini pertandingan yang sulit, karena Slovenia bermain bagus," aku Capello.
"Namun, konsentrasi kami di 10 menit terakhir sangat buruk. Saya juga tak suka bola panjang. Dalam beberapa hal, saya bahagia. Tapi, hal lain seperti miskinnya konsentrasi di 10 menit terakhir, membuat saya sedih," keluhnya.
Rabu (9/9), Inggris akan menghadapi Kroasia di Zagreb. Pada pertemuan pertama, Inggris menang 4-1. Saat ini, Frank Lampard dkk memimpin klasemen Grup 6 dan kemenangan atas Kroasia akan memastikan mereka lolos ke Piala Dunia 2010.
"Saya yakin akan bermain bagus saat lawan Kroasia, asal konsentrasi kami tetap terjaga. Saya mendapat banyak pelajaran dari para pemain saya," katanya.
Di sisi lain, Capello senang dengan penampilan Emile Heskey. Meski mulai kehilangan tempat utama di Aston Villa, Heskey tampil bagus di timnas dan serasi dalam kerja sama dengan Wayne Rooney.
"Hesekey bermain bagus dan selalu membahayakan lawan dengan aksi individunya. Saya menariknya di babak kedua, hanya ingin mencari perbandingan bagaimana permainan pemain lain," jelasnya. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang