Hubungan Ekonomi Turki-Indonesia Belum Optimal

Kompas.com - 06/09/2009, 10:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Turki Mehmet Simsek menilai hubungan ekonomi dan pariwisata Turki-Indonesia yang selama ini telah berjalan baik, meski masih belum terlalu optimal. Padahal, masih banyak potensi yang seharusnya bisa ditingkatkan dan dikerjasamakan.

"Kedua negara sama-sama memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang sangat besar. Namun demikian potensi tersebut masih belum bisa dimanfaatkan secara optimal," kata Mehmet Simsek di Jakarta.

Hal tersebut dikemukakan ketika menyampaikan pidatonya saat acara peresmian pembukaan jalur penerbangan Istanbul-Jakarta pp oleh maskapai penerbangan nasional Turki, Turkish Airlines, yang dihadiri Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Menurutnya, untuk bidang pertambangan dan energi, kedua negara sama-sama sebagai negara yang memiliki kekayaan minyak dan gas. Lewat kekayaan sumberdaya alam itu, seharusnya kedua negara bisa menggalang kerjasama strategis.

"Kedua negara seharusnya bisa saling melakukan kerja sama bidang energi atas dasar saling menguntungkan dan saya berharap hal itu bisa terwujud," kata Simsek.

Demikian pula untuk kerjasama investasi, kedua negara juga bisa melakukan kerjasama investasi berbagai bidang termasuk sektor perdagangan serta keuangan.

Di bidang pariwisata, kedua negara sama-sama memiliki keindahan alam yang sangat baik sehingga layak dikunjungi masing-masing wisatawan dari Indonesia dan Turki.

"Indonesia memiliki ribuan pulau yang sangat indah dan ini tentunya bisa menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan Turki," katanya.

Dia menilai dengan dibukanya jalur penerbangan Istanbul-Jakarta menggunakan diharapkan hal itu akan makin mempermudah kedua negara untuk meningkatkan kerjasama berbagai bidang seperti yang diharapkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau