Handsball Vinnie Jones Tangiskan Gazza

Kompas.com - 07/09/2009, 02:57 WIB

VINNIE Jones mungkin kini lebih dikenal sebagai bintang film Hollywood. Namun, sebelumnya dia pernah berkarier sebagai pemain sepak bola.

Sebagai pemain, dia dikenal sangat keras. Dalam kariernya, dia sudah 12 kali terkena kartu merah. Dia juga pemain paling cepat terkena kartu, yakni tiga detik setelah turun lapangan.

Kejadian yang paling dikenal orang adalah handsball yang dilakukannya pada 1988, saat Wimbledon melawan Newcastle United. Ini handsball paling sensasional, porno, kasar, sekaligus asosiatif.

Sebab, bola yang dia pegang adalah bola milik Paul Gascoigne. Kontan saja, pemain berjuluk Gazza itu teriak kesakitan, karena bolanya diremas lawan. Untung tidak sampai merusak jaringannya dan menjadi impoten.

Vinnie Jones mungkin geregetan kepada Paul Gascoigne yang memang punya permainan kreatif dan sulit dihentikan. Mungkin, Vinnie berpikir bagaimana menghentikan Gazza, tanpa diketahui wasit.

Entah kenapa, tiba-tiba dia punya ide melakukan "handsball" gila itu. Hebatnya, aksi "handsball" itu tertangkap kamera. Sejak itu, fotonya beredar dan menjadi memorabilia yang cukup laris.

Entah, jika Wimbledon melakukan pertandingan eksibisi melawan tim putri, apakah Vinnie juga akan melakukan "handsball" sensasional itu? (*)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau