2.000 Mahasiswa Mendadak Terjangkit Flu Babi

Kompas.com - 07/09/2009, 11:55 WIB

SAN FRANSISCO, KOMPAS.com — Sebanyak 2.000 mahasiswa di Washington State University (WSU) telah melaporkan bahwa mereka mengidap gejala flu babi. Lembaga pendidikan pantai-barat itu pekan lalu membuat blog guna membantu menyediakan keterangan bagi mahasiswa tentang penyebaran tiba-tiba dan dramatis virus flu babi A-H1N1 di kampus itu, beberapa hari setelah masuknya tahun ajaran baru.
    
"Kami memperkirakan, kami telah mengadakan kontak dengan 2.000 mahasiswa yang terserang penyakit seperti influenza dalam 10 hari pertama semester musim gugur kami," demikian pernyataan yang dimuat melalui internet.
    
"Saat ini, kami secara khusus akan menghadapi sejumlah pasien penyakit seperti influenza. Petugas kesehatan setempat telah menangani mahasiswa WSU dengan penyakit seperti influenza, tapi kami tidak mengetahui jumlah mahasiswa itu," katanya.
    
"Kami juga tak mungkin memperkirakan berapa mahasiswa yang dirawat di rumah tanpa menghubungi kami," kata beberapa pejabat lembaga pendidikan tersebut.  Mereka juga mengatakan bahwa mereka telah diminta oleh Departemen Kesehatan wilayah untuk melacak jumlah pengidap sesungguhnya guna menguraikan yang lebih baik mengenai berapa jumlah mahasiswa WSU yang benar-benar terinfeksi penyakit seperti influenza itu.
    
Universitas yang memiliki 19.000 mahasiswa tersebut menambahkan bahwa perguruan tinggi itu mengikuti panduan yang dikeluarkan oleh US Centers for Disease Control and Prevention dalam memberikan saran kepada mahasiswa mengenai cara menghindari infeksi dan penyebaran virus A-H1N1.
 
"Mayoritas besar pasien kami terinfeksi gejala ringan dan biasanya kondisi mereka jadi lebih baik dalam tiga sampai lima hari," kata beberapa pejabat universitas tersebut.
    
Tak satu pun kasus A-H1N1 di WSU sejauh ini merenggut korban jiwa. Namun, sudah terdapat 539 kematian yang berkaitan dengan kasus A-H1N1 di AS. Angka itu menempati urutan kedua setelah Brasil, dengan catatan 657 kematian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau