PARIS, KOMPAS.com - Mantan striker Perancis yang ikut membawa sukses juara Piala Dunia 1998, Christophe Dugarry, kecewa dengan Presiden FFF (federasi sepak bola Perancis), Jean-Pierre Escalattes. Sebab, dia masih mempertahankan pelatih timnas Raymond Domenech yang jelas-jelas tak membawa kemajuan.
Banyak yang berharap Domenech dipecat setelah Perancis gagal di penyisihan grup Piala Eropa 2008. Namun, dia masih dipertahankan oleh FFF. Kini, Perancis juga terseok-seok di kualifikasi Piala Dunia 2010 Grup 7. Hasil seri lawan Rumania, Sabtu (5/9), membuat Perancis tertinggal 4 poin dari Serbia. Maka, Perancis harus memenangkan sisa pertandingan jika ingin menang langsung. Itu pun masih tergantung hasil Serbia.
"Escalattes memilih tidak punya pilihan. Peran dia adalah membuat pilihan. Dia telah populer karena ketidakmampuannya dalam banyak hal. Ini memalukan dan tragis buat sepak bola," kecam Dugarry.
Minggu (6/9) setelah Perancis ditahan Rumania 1-1, Escalattes justru mengatakan tetap mempertahankan Domenech, meski Perancis harus menjalani play-off. Ini mengecewakan Dugarry. Dia juga mengkritik Domenech yang gagal membangun tim yang baik.
"Domenech mengatakan bahwa para pemainlah yang menentukan gaya tim. Ini tak bisa diterima. Memasang 11 pemain di lapangan belum cukup bisa menghadirkan sebuah gaya permainan," kritiknya.
Di bawah Domenech, Perancis mampu masuk final Piala Dunia 2006. Namun, setelah itu permainan Perancis memburuk. Banyak yang menilai, Perancis bisa ke final Piala Dunia 2006 karena faktor pemain seperti Zinedine Zidane, bukan karena kamampuan pelatih.
Sebelumnya, striker Thierry Henry juga mengkritik Domenech. Ini membuat suasana tim semakin tak kondusif. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang