Korban Tewas akibat Gempa Sudah 79 Orang

Kompas.com - 08/09/2009, 09:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Berdasarkan data laporan Pusat Kendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Selasa (8/9) pukul 01.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa di Jawa Barat telah mencapai 79 orang. 

Seperti dilansir situs BNPB, ke-79 korban meninggal tersebut 31 orang di antaranya dari Kabupaten Cianjur, 9 orang di Kabupaten Garut, 2 orang di Kabupaten Sukabumi, 5 orang di Kabupaten Tasikmalaya, 5 orang Kota Tasikmalaya, 17 orang di Kabupaten Bandung, 1 orang di Kabupaten Bandung Barat, 2 orang di Kabupaten Bogor, dan 7 orang di Kabupaten Ciamis.

Korban hilang akibat tertimbun longsor di Kabupaten Ciamis diperkirakan berjumlah 21 orang. Adapun total korban luka akibat gempa sebanyak 1.254 orang.

Selain itu, jumlah pengungsi menjadi bertambah banyak. Berdasarkan laporan Satkorlak PB Provinsi Jawa Barat tadi malam via faksimile pukul 24.00, tercatat jumlah pengungsi di Provinsi Jawa Barat sebanyak 210.292 orang, dengan jumlah tertinggi berada di Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 142.577 jiwa.

Rincian selengkapnya, Kabupaten Cianjur (17.555 jiwa), Kabupaten Ciamis (24.584 jiwa), Kabupaten Garut (13.928 jiwa), Kabupaten Bandung (5.661 jiwa), Kota Tasik (3.387 jiwa), Kuningan (1.937 jiwa), dan Kabupaten Bogor (663 jiwa).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau