Waspadalah, Al Qaeda Kini Incar Hotel

Kompas.com - 08/09/2009, 14:04 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Kelompok teroris, termasuk Al Qaeda, kini mengalihkan sasaran utama ke hotel-hotel, saat keamanan di fasilitas pemerintah dan militer terus ditingkatkan.

Hasil penelitian perusahaan intelijen internasional, STRATFOR, menunjukkan bahwa Al Qaeda sedang berubah dari sebuah organisasi terpusat dengan target global menjadi kelompok regional dengan sasaran lebih kecil dan dukungan kuat dari kelompok akar rumput.

Dalam laporannya, Selasa (8/9), STRATFOR meyakini Al Qaeda "baru" ini memiliki jaringan lebih kecil dengan pelatihan seadanya dan dana cekak. Dengan demikian, mereka mengincar target yang lebih mudah, seperti hotel.

"Namun bukan berarti mereka tidak lagi berbahaya. Khususnya jika mereka berusaha membuktikan kemampuan mereka atau jika mereka bisa bergabung dengan seseorang yang memiliki keahlian dan taktik tinggi," kata STRATFOR.

Catatan STRATFOR menunjukkan, jumlah serangan terhadap hotel meningkat dua kali lipat sejak serangan 11 September 2001, jika dibandingkan delapan tahun sebelumnya. Korban tewas dan luka meningkat enam kali dibandingkan periode sama.

Hotel menjadi sasaran empuk karena lokasinya pasti, banyak lalu-lalang manusia, dan pengamanannya lebih lemah. Hotel juga menjadi tempat favorit orang asing. Meskipun pengamanan hotel terus ditingkatkan, para teroris tahu cara untuk masuk, yakni menyamar sebagai tamu. Contohnya adalah serangan 17 Juli di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di Jakarta. Pelaku memesan dan menginap di hotel, dua hari sebelum serangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau