QUITO, KOMPAS.com-Pemerintah Ekuador mengumumkan kepala keamanan kepresidenan, John Merino, meninggal karena flu A (H1N1) yang juga dikenal sebagai flu babi, Senin (7/9) di Rumah Sakit Militer Quito.
Seperti dilansir Xinhua, Kolonel Merino dirawat selama tiga pekan di rumah sakit, dan dia mengalami gangguan pernafasan jantung Minggu malam.
Dia dipilih sebagai kepala keamanan kepresidenan beberapa hari sebelum Presiden Ekuador, Rafael Correa, dilantik untuk periode yang kedua, 10 Agustus lalu. Merino dilaporkan mengalami gejala flu pada 11 Agustus, kemudian dirawat di Rumah Sakit Militer Quito.
Presiden Correa datang ke rumah sakit untuk menyampaikan dukacita kepada keluarga Merino. Pada saat meninggalkan rumah sakit dia memuji Merino sebagai "orang besar, profesional, sahabat dan berjiwa patriotik."
Sementara itu Kementerian Kesehatan Ekuador, Senin, melaporkan bahwa jumlah korban yang tewas akibat kasus flu A/H1N1 terus meningkat, menjadi 44 dalam beberapa hari terakhir. Kementerian kesehatan mengatakan bahwa sejauh ini, negara telah melaporkan terdapat 1.647 kasus yang telah dikonfirmasikan, termasuk 44 korban telah meninggal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang