Presiden Akan Resmikan Dua Jalur Ganda Kereta

Kompas.com - 08/09/2009, 23:11 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Jalur kereta api ganda dari Cirebon, Jawa Barat menuju Kroya, Jawa Tengah akan diresmikan Rabu (8/9). Aktivitas yang rencananya dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akan dilakukan bersamaan dengan peresmian kereta ekonomi K3 di Stasiun Kota, Jakarta.

Commercial Director PT Len Industri (Persero) Abraham Mose di Bandung, Selasa (8/9), mengatakan, peresmian juga dilakukan terhadap jalur ganda Pekalongan-Tegal di Jawa Tengah. Setelah jalur ganda dibangun, kereta yang berlawanan arah tidak perlu saling menunggu seperti pada rel tunggal.

Peran PT Len Industri yaitu mengerjakan modifikasi sistem persinyalan untuk jalur-jalur ganda tersebut yang dapat diselesai kan kurang dari setahun. Kami berperan sebagai kontraktor yang bertanggung jawab terhadap modifikasi persinyalan dari rel tunggal menjadi ganda," ujarnya.

Proyek jalur Cirebon-Kroya bernilai Rp 49 miliar dan Pekalongan-Tegal sebesar Rp 30,8 miliar. Jalur Cirebon-Kroya melewati stasiun Purwokerto, Karanggandul, Karangsari, Legok, dan Patuguran serta Pekalongan-Tegal melewati stasiun Pemalang, Surodadi, dan Larangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau