Menanti Kemewahan Baru Sentosa Island

Kompas.com - 09/09/2009, 09:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika mendengar Sentosa Island, pikiran Anda pasti akan segera melayang ke Singapura dengan aquarium bawah lautnya yang kondang. Namun, awal tahun depan, alternatif tempat wisata baru akan langsung menggoda Anda ketika berkunjung ke sana.

Namanya, Resort World Sentosa. Resort megah seluas 49 hektar ini dijadwalkan Genting Group sebagai pihak pengembangnya, rampung pada awal tahun depan dan disebut-sebut akan menjadi pusat taman hiburan yang pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara.

Oh ya? Ya! Anda tak perlu lagi jauh-jauh menjadwalkan tur ke Orlando, Hollywood, Jepang dan Spanyol untuk berpetualang di Universal Studios yang ternama itu karena resor ini akan menjadikan Universal Studios Singapore sebagai andalan utamanya dengan 24 wahana seru.

Satu wahana yang tak dapat ditemui di Universal Studio lainnya adalah Duelling Coaster, yaitu wahana roller coaster dua jalur yang saling berduel dan berputar silang di udara. Anda yang memiliki nyali tinggi bisa menaiki Cyclons, yaitu coaster dengan kaki menggantung di trek biru.

Jika sedikit ingin lebih nyaman, Anda bisa menaiki Human, coaster duduk di trek merah. Di udara, coaster akan berputar seru di ketinggian 42 meter hingga di beberapa titik kedua coaster akan seperti saling beradu. Penasaran kan?

"Ini (duelling coaster) baru akan ada di Singapura," tutur Vice President bidang Komunikasi Resort World Sentosa Krist Boo dalam konferensi pers di Hotel Grand Hyatt kemarin, pekan lalu.

Keluar dari Universal Studios, Anda dapat memilih fasilitas hiburan yang edukatif lainnya, seperti Marine Life Park untuk berenang dan bermain langsung dengan lumba-lumba jinak atau ke Maritime Xperiential Museum yang memberikan wawasan tentang Maritime Silk Route dari abad ke 9 hingga ke 19.

Anda juga bisa memilih melanjutkan perjalanan ke Equarius Water Park dengan suasana seperti di hutan hujan tropis atau ke Crane Dance untuk menikmati pertunjukan tarian atau ikut menari bersama.

Bagi Anda yang ingin bersantai, lokasi ESPA dan Festive Walk bisa menjadi pilihan lain. ESPA adalah fasilitas spa kelas dunia yang dibangun di resor ini dengan kolaborasi terapi modern dan tradisional.

Sementara itu, Festive Walk, satu-satunya tempat yang terbuka untuk umum adalah semacam town square yang dilengkapi dengan tempat makan dan belanja yang terjangkau serta diramaikan oleh hiburan jalanan. Selain itu, resort ini juga menyediakan beberapa meeting room untuk seminar, Plenary Hall dan sebuah Grand Ballroom berdaya tampung 5.500 orang.

Mungkin seluruh fasilitas ini tak dapat Anda nikmati langsung seharian penuh. Jika masih berniat melanjutkan petualangan di hari berikutnya, Anda bisa menginap di sejumlah hotel bertema unik di resor ini, yaitu Maxims Tower, Hotel Michael, Festive Hotel, Hard Rock Hotel Singapore, Equarius Hotel dan Spa Villas.

Sayangnya, hotel-hotel ini bertaraf internasional dan seperti diakui Boo, agak mahal. Namun, tak masalah. Anda bisa kembali ke pusat kota Singapura untuk mencari penginapan dengan harga terjangkau dan kembali besok harinya dalam waktu singkat.

Untuk mencapai resor yang terletak di sisi kanan Sentosa Island ini hanya memakan waktu 20 menit dengan kendaraan dari Bandara Internasional Changi. Terdapat pula fasilitas MRT atau cable car untuk mencapai tempat ini. Bahkan, ungkap Boo, pemerintah Singapura rencananya akan merampungkan pembangunan elevator berjalan antara daratan Singapura dan Sentosa Island pada Oktober mendatang.

Resort World Sentosa kini bisa menjadi pilihan liburan awal tahun. Proses pembangunannya, ungkap Boo, sudah mencapai 60 persen. Boo juga belum bisa mengungkapkan harga tiket ataupun rate dari tiap fasilitas meski dia menjanjikan ada paket-paket khusus pada awal pembukaan.

Nanti, lanjut dia, harga tiket dan rate dapat dipantau melalui situs www.rwsentosa.com atau melalui agen-agen perjalanan. "Tunggu tanggal mainnya," tandas Boo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau