Mudik? Waspadai Daerah Rawan Lakalantas dan Kriminalitas

Kompas.com - 10/09/2009, 09:12 WIB

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com -  Poltabes Bandarlampung menandai lima titik di tiga jalan raya di kota tersebut sebagai daerah rawan kecelakaan serta tiga titik lainnya merupakan rawan kriminalitas.
    
"Saya akan menempatkan personel lebih banyak di titik tersebut, termasuk penyiagaan ambulans dan rumah sakit terdekat di lima lokasi yang kami tandai sebagai lokasi rawan lakalantas," kata Kapoltabes Bandarlampung Kombes Syauqie Achmad di Bandarlampung, Kamis.
    
RAWAN LAKALANTAS

* Jalan Sukarno Hatta, masing-masing di depan Taman Hutan Kota, depan Wisma Haji dan depan SPBU Way Laga.
    
* Jalan Yos Sudarso di depan CV Bumi Waras, tanjakan curam di Jalan Raden Imba Kesuma Ratu, yakni sekitar objek wisata Lembah Hijau.
    
* Sekitar Jalan Raden Imba Kesumaratu ditandai sebagai titik rawan kecelakaan karena adanya tanjakan dan turunan jalan, dan tidak ada pagar pengaman di sepanjang tanjakan.
    
RAWAN KRIMINALITAS

* Jalan Ir Sutami di Kelurahan Way Laga Kecamatan Panjang, Terminal Rajabasa, dan Pasar Bambu Kuning.
* Terminal Rajabasa, tindak kriminalitas yang sering terjadi di wilayah tersebut adalah pencopetan, penjambretan dan penipuan bermodus calo terhadap penumpang.
* Pasar Bambu Kuning, kejahatan yang marak terjadi adalah pencopetan, hipnotis, penjambretan, penodongan dan penipuan.

Sebagai langkah antisipasi, polisi sudah membuka pos khusus pengamanan di ketiga titik tersebut, dan menempatkan 51 personelnya di Pasar Bambu Kuning dan Jalan Ir Sutami, dan 169 personel khusus di Terminal Rajabasa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau