NEW YORK, KOMPAS.com — Petenis nomor satu dunia, Roger Federer, senang dan bangga karena Afrika Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010. Pasalnya, dia memiliki kesempatan yang sangat besar untuk pergi ke negara asal ibunya tersebut.
Ya, ibu Federer, Lynette Du Rand, lahir dan besar di Afrika Selatan, sebelum menikah dengan pria asal Swiss, Robert Federer. Negera tersebut (Afrika Selatan) menyimpan banyak cerita bagi Federer yang masih memiliki paspornya sehingga dia selalu mengenangnya.
Kebahagiannya bakal bertambah lagi jika Swiss bisa menjadi kontestan Piala Dunia 2010. Harapannya tersebut hampir mendekati kenyataan karena saat ini Swiss memimpin klasemen sementara Grup 2 dengan nilai 17. Dengan sisa dua pertandingan, peluang Swiss yang kini unggul tiga angka dari Yunani semakin besar.
"Saya pikir, sangat mengagumkan bahwa Afrika Selatan bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia, pertama dari semua," ungkap Federer. "Saya ingat ketika melihat mereka menjadi juara Piala Dunia rugby. Itu adalah hal yang bagus untuk negera tersebut.
"Tentu saja saya juga berharap Swiss tampil di sana sehingga saya bisa memberikan dukungan kepada Swiss dan Afrika Selatan."
Memang, Federer memiliki ikatan yang sangat kuat dengan Afrika Selatan. Selain karena negara itu merupakan tempat kelahiran ibunya, dia juga mendirikan yayasan sosial di sana dengan nama Roger Federer Foundation pada tahun 2003. Yayasan tersebut bertujuan membantu orang-orang yang tidak mampu, sekaligus mempromosikan olahraga.
"Yayasan itu merupakan sesuatu yang sangat dekat dengan hatiku dan mamaku. Maksudku, saya masih memiliki paspor Afrika Selatan," ungkap Federer.
"Tetapi itu merupakan sesuatu yang saya nikmati. Saya berharap memiliki banyak waktu, tetapi saya tahu saya akan memiliki banyak waktu setelah hari-hari bermainku (karier) sudah berlalu."
"Kami berusaha untuk menghasilkan uang sebanyak mungkin, semampu kami. Dan tidak hanya di Afrika Selatan kami membantu anak-anak, tetapi juga di negara-negera lain di Afrika. Karena itu, benua tersebut sangat dekat dengan hati saya."
Saat ini, Federer sedang meretas jalan untuk merengkuh gelar keenam AS Terbuka secara berturut-turut, dan gelar grand slam ke-16 sepanjang kariernya. Dia telah menjejakkan kakinya di grand slam lapangan keras tersebut seusai menaklukkan Robin Soderling dalam pertarungan empat set, Rabu (9/9) atau Kamis (10/9) dini hari WIB.
Di semifinal, Jumat (11/9), Federer yang kini sudah berstatus ayah setelah 23 Juli lalu istrinya, Miroslava "Mirka" Vavrinec, melahirkan anak kembar berjenis kelamin perempuan (diberi nama Myla Rose dan Charlene Riva), akan menghadapi petenis nomor empat dunia asal Serbia, Novak Djokovic.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang