BANTUL, KOMPAS.com — Untuk melayani pemudik yang melintasi wilayah Bantul, delapan posko akan disiapkan mulai H-7 hingga H+7. Di posko pemudik bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, informasi lalu lintas, atau sekadar beristirahat. Di Kulon Progo, pemerintah juga telah menyiapkan bus cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Delapan posko tersebut berada di Perempatan Madukismo, Perempatan Druwo, Ketandan, Piyungan, Bantul Kota, Srandakan, Giwangan, dan Parangtritis. Di posko akan disediakan tenaga kesehatan, relawan Palang Merah Indonesia, dan petugas kepolisian.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr Siti Noor Zaenab Syech Said, Kamis (10/9), mengatakan, selain pelayanan standar kemungkinan akan ditambah dengan fasilitas lain seperti pijat refleksi sehingga para pengunjung merasa nyaman berada di posko. "Posko dibuat untuk melayani para pengendara. Kalau capai silakan berhenti untuk istirahat sejenak. Posko juga dibentuk untuk mengatasi keadaan darurat seperti kecelakaan ringan," katanya.
Terkait dengan pelayanan kesehatan, ia mengatakan, sebanyak 27 puskesmas perawatan dan nonperawatan akan operasional 24 jam penuh selama Lebaran nanti. "Masyarakat tidak perlu khawatir karena selama Lebaran pelayanan kesehatan tetap optimal," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang