JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang penyelenggaraan Musyawarah Nasional VIII Partai Golkar, masing-masing calon ketua umum melirik suara dewan pengurus daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Maklum, suara DPD tingkat I dan tingkat II tersebut cukup besar, yaitu 33 suara dan 45 suara. Sementara itu, dewan pengurus pusat hanya memiliki satu suara, dan jajaran pendiri dan ormas sebanyak sepuluh suara.
Calon ketua umum Surya Paloh mengaku telah mendapatkan dukungan setidaknya dari 11 DPD, dan Aburizal "Ical" Bakrie mengaku telah mendapatkan dukungan dari 24 DPD. Lantas, bagaimana dengan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, calon ketua umum terakhir? Tommy, pada acara silaturahim bersama DPD I dan II, Kamis (10/9) di Gedung Granadi, Jakarta, mengatakan belum dapat mengetahui angka pasti. Namun, Tommy berjanji tidak akan "membeli" suara DPD I dan II.
"Saya mendorong pimpinan DPD tingkat I dan II untuk mengedepankan hati nurani, idealisme, dan moral mereka untuk memilih pemimpin yang dapat memajukan bangsa dan negara, dan juga Partai Golkar," ujar Tommy.
Di hadapan puluhan kader DPD I dan II, Tommy meminta maaf karena tidak sempat mengunjungi mereka satu per satu di daerahnya masing-masing karena keterbatasan waktu. Namun, jika terpilih menjadi ketua umum, Tommy berjanji akan berkeliling Indonesia dan menyambung tali silaturahim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang