Bandara Soekarno Hatta Perketat Pengamanan

Kompas.com - 11/09/2009, 08:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengamanan menjelang Lebaran. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya tindak kriminal. Dua posko pengamanan didirikan, yakni di terminal 113, persisnya di areal parkir umum terminal kedatangan, serta di terminal 2F. Di setiap posko bersiaga 10 polisi serta 10 anggota Angkasa Pura Security.

"Pengamanan juga dilakukan dengan memberdayakan CCTV untuk memonitor situasi, khususnya di titik-titik rawan. Adapun titik rawan itu di antaranya seluruh lobi, pintu pemeriksaan, serta areal parkir umum. Kami juga menurunkan 20 polisi bersenjata lengkap yang setiap saat berpatroli dengan jalan kaki di titik-titik rawan itu," kata Kepala Dinas Pengamanan Bandara Soekarno Hatta, Roch Agus, kemarin.

Terkait kasus kejahatan dengan hipnotis atau pembiusan Agus mengakui pihaknya kesulitan menangani kasus-kasus seperti itu. Pasalnya, korban pembiusan atau hipnotis baru lapor beberapa jam kemudian setelah sadar, sehingga keberadaan pelaku sulit dilacak. "Namun, kami akan memperkecil ruang gerak para pelaku dengan memperketat pengamanan. Untuk para penumpang dan calon penumpang pesawat, kami harap lebih waspada," tuturnya.

Pihak bandara juga sudah melakukan operasi penertiban. Calo, porter liar, serta pedagang asongan gelap yang berkeliaran di kawasan Bandara ditertibkan. "Jika mereka masih kelihatan, akan kami tangkap," tegas Agus.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Polrestro Khusus Bandara Soekarno-Hatta Kompol Sugimin mengatakan, pihaknya telah mendirikan 6 pos pengamanan dan 1 pos komando dengan menurunkan 700 personel gabungan. Selain itu, disiagakan pula 294 personel yang bertugas rutin memonitor lokasi. "Jumlah personel ini dua kali lipat dibanding hari biasa," tuturnya.

Keenam pos pengamanan itu terletak di terminal 1 B dekat areal parkir umum, terminal kedatangan 2F (samping polpos), lobi terminal 3, Pintu M1, Pintu Gapura, serta di pertigaan Samsung. Sedangkan pos komando berada di Mapolrestro lhusus Bandara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau