JAKARTA, KOMPAS.com - Saat balapan MotoGP di Misano, San Marino, akhir pekan lalu, tiga pebalap langsung terlempar dari pertarungan selepas bendera start dikibarkan. Alex de Angelis, Colin Edwards dan Nicky Hayden harus menerima kenyataan pahit karena jatuh di awal lomba.
De Angelis yang menjadi penyebab utama kecelakaan itu, karena saking agresifnya, pebalap Gresini Honda tersebut melabrak Hayden dan Edwards. Jorge Lorenzo juga nyaris menjadi korban, tetapi beruntung dia bisa menghindar meskipun sempat keluar dari lintasan.
Kondisi ini membuat Lorenzo ikut prihatin. Rival sekaligus rekan setim Valentino Rossi di tim Fiat Yamaha ini mengaku sangat marah dan berharap pengawas lomba menegur pria San Marino tersebut, seperti yang dialaminya pada masa lalu.
"Saya sangat marah," ungkap Lorenzo, yang akhirnya finis di posisi dua di sirkuit tersebut. "Dulu, saya juga seperti itu, kadang-kadang melakukan hal yang gila. Tetapi ketika panitia memberikan beberapa nasehat, saya menjadi lebih pandai.
"Saya pikir, sekarang mereka (panitia,red) harus melakukan hal serupa kepada para pebalap seperti ini (agresif dan brutal). Ini sangat berbahaya dan saya berharap mereka melakukan hal serupa," tambah mantan juara dunia kelas 250cc asal Spanyol tersebut.
Usai kejadian tersebut, de Angelis juga meminta maaf kepada semua "korban"nya, karena dia menjadi penyebab. Kecelakaan itu juga membuat de Angelis untuk pertama kalinya gagal finis pada musim ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang