Pemerintah: Stok BBM Aman

Kompas.com - 11/09/2009, 19:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) saat pekan Lebaran menjadi kekhawatiran banyak pihak. Karena itu, untuk persiapan Hari Raya Idul Fitri 1430 H mendatang, pemerintah menjamin kesediaan BBM selama Hari Raya, termasuk di beberapa jalur mudik.

Direktur Jenderal Migas Evita Legowo mengatakan pihaknya telah menyediakan tambahan sekitar 50 tanki BBM di beberapa tempat, seperti di Banten, Lampung, Jateng, Jabar, DIY, dan Jatim. "Itu di beberapa daerah kita standby ada kantung-kantung khusus," ujar Evita, di sela-sela jumpa pers persiapan Lebaran, di gedung Dephub, Jakarta, Jumat (11/9).

Disamping itu, pihaknya juga akan mengalihkan sekitar 16 Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) solar ke BBM jenis premium. Hal ini dilakukan karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya jumlah konsumsi bahan bakar jenis premium lebih banyak dibandingkan solar.

"Biasanya ntuk lebaran yang lebih banyak dipakai premium sehingga ada 16 SPBU yang dialihkan dari solar ke premium," sebutnya.

Adapun untuk pemakai kendaraan bermotor, Evita mengatakan pihaknya juga menyiapkan SPBU khusus untuk transit sepeda motor. SPBU transit ini disiapkan sejumlah 95 yang terletak di jalur utara dan selatan.

Lebih jauh Evita merinci, stok nasional BBM jenis premium untuk Lebaran mencapai 6,037 juta barrel, kerosene 2,47 juta barrel, solar 9,867 juta barrel, dan avtur 1,492 juta barrel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau