JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengantisipasi tingginya tingkat kecelakaan dalam arus mudik Lebaran, Mabes Polri memberlakukan sistem pengelompokan untuk pemudik dengan kendaraan roda dua. Di samping itu, kepolisian juga akan melakukan pengawalan terhadap pemudik roda dua.
Demikian disampaikan Deputi Operasi Mabes Polri Irjen Pol S.Y Wenas, seusai jumpa pers persiapan lebaran, di gedung Dishub, Jakarta, Jumat (11/9). "Sepeda motor akan dilakukan pengawalan oleh kepolisian, ada pengaturan khsus," kata Wenas.
Wenas menjelaskan, untuk pemudik roda dua harus mendaftarkan terlebih dahulu di lima pos yang telah ditetapkan di Jakarta sebagai pusat pelayanan. Yaitu, di Museum Satria Mandala, Lapangan Mabes AU Pancoran, Ditlantas Polda Metro Jaya, Senayan, serta Sunter Podomoro. "Nanti bisa berkumpul di situ," cetusnya.
Nantinya, petugas kepolisian akan mnegecek kendaraan roda dua yang berpenumpang melebihi kapasitas. Untuk kendaraan roda dua yang kelebihan muatan, kepolisian memberikan bantuan berupa bus yang dikhususkan bagi wanita dan anak-anak sehingga keselamatan dan berkendara lebih terjaga.
Hal ini dilakukan untuk meminimalisir angka kematian pada pemudik kendaraan roda dua. "Yang melebihi muatan akan diberikan bantuan tumpangan berupa bus, yang diutamakan perempuan dan anak-anak," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang