BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Tekanan besar terhadap Diego Maradona tak menyurutkan dukungan terhadap pelatih Argentina itu. Manajer timnas Carlos Bilardo menegaskan, tak seorang pun yang bisa menggantikan Maradona selain Tuhan.
Bagi warga Argentina, Maradona merupakan tokoh yang didewakan. Selama menjadi pemain, ia selalu dielu-elukan. "Si Tangan Tuhan" itu membuktikannya ketika mengantar tim "Tango" juara dunia 1986, saat Bilardo menjadi pelatih timnas.
Sayangnya, prestasi indah itu tak diimbangi Maradona dalam kapasitasnya sebagai pelatih timnas, menggantikan Alfio Basile menjelang akhir 2008. Maradona hanya memberikan dua kemenangan untuk "Albicelestes", tapi kalah empat kali di kualifikasi Piala Dunia 2010. Akibatnya, Argentina terancam gagal pentas di Afrika Selatan karena hanya menempati urutan kelima zona CONMEBOL.
Tuntutan untuk mundur mulai menekan pelatih 48 tahun tersebut. Namun, Bilardo yang membantu Maradona mengurus timnas tidak sepakat dengan hal itu. "Jika Yesus datang kembali atau Perawan Maria, saya akan menerimanya. Lainnya tidak," bela Bilardo.
"Diego layak menjadi pelatih. Namun, saat ini, dia perlu menunjukkan bahwa dialah orang yang tepat," lanjutnya.
Bulan depan Argentina harus menghadapi dua musuh berat, Peru dan Uruguay, untuk mengejar posisi keempat zona Amerika Latin. Jika gagal, mereka harus mengais tiket play-off melawan tim urutan keempat zona CONCACAF atau bahkan gagal lolos kualifikasi seperti terjadi di Piala Dunia 1970. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang