Di Banjarmasin, Pejabat Boleh Terima Parsel

Kompas.com - 12/09/2009, 15:49 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com — Wali Kota Banjarmasin HA Yudhi Wahyuni memperbolehkan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), diperbolehkan menerima bingkisan Lebaran atau parsel menjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 H.

"Boleh saja pejabat baik kepala dinas maupun pejabat lain menerima parsel asalkan isi dan nilainya tidak berlebihan atau di atas satu juta," ujarnya di Banjarmasin, Sabtu (11/9).

Menurut dia, pemberian parsel kepada pejabat baik dari rekan sejawat maupun kolega tidak bisa langsung divonis sebagai gratifikasi, kecuali jika bingkisan yang diberikan dalam jumlah banyak dan nilainya berlebihan. Apalagi pemberian parsel yang biasanya berisi makanan dan minuman ataupun barang pecah belah tersebut hanya sebagai ucapan selamat dan tidak ada motif lain.

Terkait pejabat yang memegang mobil dinas untuk mudik atau pulang kampung halaman saat berlebaran, orang nomor satu di jajaran Pemkot Banjarmasin mengimbau untuk tidak menggunakan mobil dinas. "Kalau memang ada pejabat yang mudik memakai mobil dinas maka itu akan masuk penilaian saya secara pribadi dan kariernya juga akan dipertimbangkan," katanya.

Dikatakan, kebijakan yang mengimbau pejabat untuk tidak memakai mobil dinas untuk mudik Lebaran karena sebagai aset daerah, mobil dinas yang digunakan untuk keperluan pribadi itu tidak layak kecuali ada keperluan pekerjaan.

"Rasanya tidak wajar kalau pejabat memakai mobil dinas untuk pulang kampung terlebih kebanyakan dari mereka sudah memiliki mobil pribadi," ungkapnya. Oleh sebab itu, akan lebih terhormat jika pejabat tersebut pulang dengan mobil pribadi karena tidak menggunakan fasilitas daerah untuk keperluan pribadi.

Sejumlah pejabat Pemkot Banjarmasin memang ada warga perantauan yang berasal dari Provinsi Kalsel sendiri yang kebanyakan berasal dari kawasan hulu sungai atau lebih dikenal wilayah Banua Anam mulai dari Kota Rantau, Kandangan, Barabai, Amuntai, Balangan hingga Tanjung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau