BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Pelatih Timnas Argentina, Diego Maradona, diisukan akan segera dipecat. Apalagi, diperkirakan konflik internal mulai terjadi di tubuh timnas.
Argentina memang benar-benar tenggelam setelah kalah 1-3 dari Brasil dan kalah 0-1 dari Paraguay. Mereka kini berada di urutan ke-5 klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2010 dan terancam gagal ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1970.
"Maradona dan skuadnya mulai ada jarak dan kecenderungannya makin lebar," demikian tulis surat kabar Buenos Aires, Clarin.
"Mereka yang hidup hari demi hari bersama timnas bahwa pekan depan akan ada penentuan nasib Maradona. Keputusan penting akan segera dibuat. Diego Maradona bisa dipecat dari jabatannya sebagai pelatih," tambah surat kabar itu.
Sampai sekarang belum ada kepastian apakah Maradona masih akan menjadi pelatih Argentina saat menghadapi dua pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia, lawan Peru dan Uruguay, bulan depan. Yang pasti, jikapun dia tetap menjadi pelatih, akan didampingi pelatih senior yang penuh pengalaman.
Maradona kemungkinan tak boleh memilih sendiri pemain-pemainnya. Pemilihan itu akan dilakukan oleh presiden federasi sepak bola Argentina (AFA), Julio Grondona.
Maradona telah menyatakan akan mengeluarkan beberapa pemain yang merumput di Eropa. Dia ingin memberi kesempatan kepada para pemain yang merumput di Argentina. Menurutnya, mereka lebih lapar kemenangan.
Menurutnya, beberapa pemain kurang haus kemenangan. Sementara itu, pemain lain merasa kurang bisa memahami kemauan Maradona. Pekan depan, masa depannya akan ditentukan. (CLN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang